Suara.com - Bayern Munich berhasil meraih kemenangan telak 6-1 atas Fenerbahce. Hasil tersebut membuat Bayern Munich akan menghadapi Tottenham Hotspur di Final Audi Cup.
Pada laga kedua di Allianz Arena, Rabu (31/7/2019) dini hari WIB, Bayern tampil dengan para pemain terbaiknya. Tuan rumah mampu mendominasi pertandingan tersebut.
Setelah menekan sejak menit awal, Renato Sanches membuka kemenangan Bayern Munich menjadi 1-0 setelah menyelesaikan umpan Robert Lewandowski di menit ke-22.
Enam menit kemudian, Leon Goretzka menggandakan keunggulan Bayern Munich lewat sepakannya setelah memanfaatkan umpan Kinsley Coman. Tuan rumah masih melanjutkan tekanannya.
Pada menit ke-31, Thomas Mueller membuat skor menjadi 3-0. Kingsley Coman membuat Bayern Munich semakin unggul jauh setelah mencetak gol di menit ke-40 guna membuat kedudukan menjadi 4-0.
Satu menit sebelum turun minum, Thomas Mueller mencetak gol kedua setelah menjebol gol asal Turki itu dari titik penalti. Hingga turun minum skuat besutan Niko Kovac sudah unggul 5-0.
Di babak kedua, Thomas Mueller mencetak hat-trick guna membuat Bayern unggul 6-0 di menit ke-58. Sementara Fenerbache hanya mampu membalas satu gol lewat Max Kruse di menit ke-64.
Skor 6-1 bagi kemenangan Bayern Munich bertahan hingga laga usai. Dengan hasil tersebut, Bayern Munich akan menghadapi Tottenham Hotspur pada laga final yang dihelat di stadion yang sama, Kamis (1/8/2019) dini hari WIB besok.
Tottenham lolos ke final setelah mengalahkan Real Madrid dengan skor 1-0 pada Selasa (30/9/2019) malam. Gol tunggal Tottenham Hotspur atas Madrid dicetak oleh Harry Kane di babak pertama.
Susunan pemain :
Baca Juga: Leroy Sane Makin Dekat ke Bayern Munich, Pep Pasrah
Bayern Munich (4 -3- 3): Manuel Neuer, Joshua Kimmich, Jerome Boateng , Niklas Suele, David Alaba, Thiago Alcantara, Leon Goretzka , Serge Gnabry, Renato Sanches, Kingsley Coman, Robert Lewandowski
Fenerbahce (4-1-4-1) : Harun Tekin, Mauricio Isla, Hasan Ali Kaldirim, Sadik Ciftpinar, Victor Moses, Mehmet Ekici, Garry Rodrigues, Ozan Tufan, Jailson, Max Kruse, Vedat Muriqi.
Berita Terkait
-
Dibantai 3-0, Pep Guardiola Peringatkan Real Madrid
-
Ekspresi Shock Pep Guardiola Lihat Gawang Donnarumma Dibobol Tiga Kali oleh Valverde
-
Hattrick Lawan Manchester City, Federico Valverde Sebut sebagai Pertandingan Terbaik
-
Federico Valverde Momok Menakutkan Manchester City, Gianluigi Donnarumma Ciut Nyali
-
6 Fakta Menarik Jelang Duel Panas Real Madrid vs Manchester City Dinihari Nanti
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, FIFA Dirumorkan Tunjuk Italia Sebagai Pengganti
-
Miliano Jonathans Absen, Berdampak Besar Terhadap Timnas Indonesia?
-
Dilarang Trump Ikut Piala Dunia 2026, Timnas Iran Beri Jawaban Balasan yang Menohok
-
Membedah Ide di Balik Jersey Anyar Timnas Indonesia, Warisan Budaya Menyatu dengan Modernisasi
-
Perang AS vs Iran Bikin Roberto Mancini yang Baru5Bukan Kerja Kembali Nganggur
-
Kabar dari Belanda, Mees Hilgers Mulai Latihan Usai Cedera ACL Lama
-
Membedah Teknologi di Balik Jersey Anyar Timnas Indonesia, 2 Fitur Jadi Kuncian
-
Dibantai 3-0, Pep Guardiola Peringatkan Real Madrid
-
Mikel Arteta Ingin Arsenal Main Lebih Efektif saat Jamu Bayer Leverkusen
-
Dorong Ball Boy, Pemain Chelsea Terancam Sanksi UEFA