Suara.com - Menjelang pertandingan babak semifinal Piala AFF U-18 2019, pelatih timnas Indonesia U-18, Fakhri Husaini memasukkan materi tendangan penalti pada sesi latihan yang dilakukan di Lapangan Becamex Binh Duong, Kamis (15/8/2019).
"Ini penting karena kami memperkirakan di semifinal tidak tertutup kemungkinan penentu kemenangan didapat dari eksekusi penalti," ujar Fakhri Husaini usai sesi latihan di Binh Duong, Kamis.
Dengan kata lain skuad Garuda Nusantara -- julukan Timnas Indonesia U-18-- akan kembali menjalani pertandingan berat menghadapi salah satu tim wakil Grup B sehingga akan ada peluang berakhir dengan skor imbang.
Selain menambahkan sesi berlatih tendangan penalti, pemain yang tidak ikut bertanding kemarin atau bermain di bawah 60 menit juga menjalani latih tanding antar anggota di lapangan tersebut.
Hal tersebut dilakukan untuk pengkondisian kesiapan fisik dan mental para pemain sebelum melakoni pertandingan di semifinal yang lebih sengit.
"Untuk menjaga aspek kebugaran mereka agar terpelihara terus. Kami sudah mencoba minimal melakukan persiapan yang lebih awal, secara mental ini bagus untuk eksekutor dan penjaga gawangnya," pungkas Fakhri seperti dimuat Antara.
Tim pelatih juga telah melakukan persiapan taktis untuk menyiapkan strategi dalam pertandingan semifinal usai melihat hasil laga dari calon lawan di Grup B.
Indonesia dan Myanmar menjadi wakil dari Grup A untuk maju ke semifinal, sementara dari Grup B masih menunggu hasil pertandingan hari ini untuk menentukan wakilnya untuk laga semifinal yang akan berlangsung di Stadion Binh Duong 17 Agustus 2019.
Baca Juga: Berperilaku Tak Pantas, McMenemy Coret Rizky Pora dari Timnas Indonesia
Berita Terkait
-
Meski Sekarang Asing Sentris, Ternyata Ada 5 Pelatih Lokal yang Sukses Tukangi Timnas Indonesia
-
Nomor Punggung 205! Pemain Keturunan Australia-Inggris di Persija U-18 Bikin Publik Penasaran
-
2 Pelatih Lokal Sebelum Nova Arianto yang Bawa Timnas Indonesia Gacor di Piala Asia U-17
-
Beri Selamat untuk Timnas Indonesia U-17, Fakhri Husaini Singgung Pemain Naturalisasi?
-
Prestasi Fakhri Husaini, Sebut Lolos Piala Dunia U-17 Sekarang Lebih Mudah daripada Zamannya
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Dedi Kusnandar Tinggalkan Bhayangkara FC, Balik ke Persib? Begini Kata Umuh Muchtar
-
Investasi Rp4 T Tak Berbuah Manis, Florentino Perez Bakal Rombak Skuat Real Madrid
-
Jangan Pecat Hector Souto Seperti Shin Tae-yong!
-
Perang Saudara di Playoff Liga Champions: PSG vs AS Monaco Berebut Tiket 16 Besar
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Tembus Rp140 Juta, Mauricio Pochettino Pasang Badan untuk FIFA
-
Transfer Maarten Paes ke Ajax Amsterdam Jadi Polemik, Nilai Kontrak Dianggap Merugikan
-
Dibidik John Herdman, Laurin Ulrich Pemain Keturunan Indonesia Bakal Digusur Gelandang Benfica
-
Bak Langit dan Bumi, Beda Nasib Calvin Verdonk dan Dean James di Liga Europa
-
Kenakan Keffiyeh, Pep Guardiola: Anak-Anak Palestina Terbunuh, Dunia Memilih Diam
-
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Inilah Deretan Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Indonesia