Suara.com - CEO PSS Sleman, Viola Kurniawati, membantah kabar tidak pernah memberikan bonus kepada para pemain Super Elang Jawa. Ia menegaskan telah melaksanakan kewajibannya dengan baik.
PSS Sleman diisukan tidak pernah mendapatkan bonus dari manajemen selama mengarungi Liga 1 2019. Bahkan, bonus juga tidak muncul meski meraih hasil apik di laga tandang beruntun.
Sekadar diketahui, sebelum bermain imbang melawan Persela 1-1 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (15/8/2019), PSS Sleman berhasil meraup tujuh poin dari tiga pertandingan tandang.
Kondisi itu membuat kelompok suporter PSS Sleman, Brigata Curva Sud (BCS), berinisiatif melakukan penggalangan dana hingga terkumpul uang sebesar Rp241,7 juta, Uang itu disumbangkan sebagai bonus dan bentuk apresiasi terhadap kinerja pemain.
Namun, Viola Kurniawati menegaskan bahwa kabar manajemen tidak pernah memberikan bonus itu tidaklah benar. Pasalnya, menyoal bonus itu sudah disepakati sejak awal di dalam klausul kontrak.
"Kalau bonus itu jelas ada tertera di klausul kontrak, kita berikan secara cash melalui manajer tim selama ini. Kami pastikan bonus itu ada," kata Viola Kurniawati ketika ditemui, Jumat (16/8/2019).
"Bonus yang diberikan untuk pemain lebih dari klausul kontraknya. Ketika saya masuk sistemnya secara cash. Dari setelah saya masuk, jumlahnya sudah lebih dari yang diberikan teman-teman suporter kemarin," imbuhnya.
Lebih lanjut, mantan media officer Persija Jakarta itu mengaku lelah jika diterpa tudingan-tudingan yang kurang pas. Ia pun mulai memikirkan opsi mundur dari posisi CEO PSS Sleman.
"Saya juga lelah kalau dihadapkan dengan hal-hal yang sebenarnya sudah saya lakukan dengan baik. Apa saya mundur saja? Ini sedang dibahas dalam RUPS, setelah ini diketok palu apakah diizinkan atau tidak," tegas wanita yang juga pernah bekerja di PT Liga Indonesia Baru (LIB) itu.
Baca Juga: Namanya Dicoret dari Timnas Indonesia, Rizky Pora Hargai Keputusan McMenemy
Saat berita ini diturunkan, Viola Kurniawati bersama para petinggi PT Putra Sleman Sembada (PSS) sedang mengadakan rapat RUPS di Hotel Rich, Yogyakarta, Jumat (16/8/2019). Salah satu hal dibahas adalah kemungkinan mundur Viola dari posisi CEO.
Berita Terkait
-
Nilmaizar Ungkap Kunci Curi Poin di Kandang PSS Sleman
-
Prediksi Madura United Vs Persija Jakarta di Liga 1 2019
-
Salut! BCS Sumbang Uang Bonus Sebesar Rp241,7 Juta ke PSS Sleman
-
Tandang ke Markas Madura United, Pelatih Persija Masih Ragu Bawa Paulle
-
Media Malaysia Sebut Bruno Matos akan ke Liga Thailand
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Timnas Argentina di Piala Dunia 2026: Daftar Pemain, Statistik, Jadwal Pertandingan
-
Timnas Indonesia Siapkan Senjata Rahasia, Jepang hingga Qatar Bisa Kaget di Piala Asia 2027!
-
4 Fakta Penting Sebulan Jelang Kick Off Piala Dunia 2026
-
Isyarat Ancelotti Jadikan Neymar Jimat Ruang Ganti Brasil di Piala Dunia 2026
-
Sebulan Jelang Piala Dunia 2026, Timnas Paling Dijagokan Juara Berdasarkan Analisa Ahli
-
Kritik Tajam Pep Guardiola Jelang Man City vs Crystal Palace: Saya Sama Sekali Tak Percaya VAR!
-
Marc Guehi Tegaskan Peluang Juara Manchester City Ada di Tangan Sendiri
-
Cristian Chivu Minta Inter Milan Fokus Hadapi Lazio di Final Piala Italia
-
Belum Puas Juara, Hansi Flick Targetkan Barcelona Raih 100 Poin
-
Profil Timnas Ghana: Wakil Afrika yang Nyaris Bikin Sejarah di Piala Dunia