Suara.com - Centre-back anyar Persib Bandung, Nick Kuipers mengaku sempat mendapat tawaran dari salah satu klub asal Belanda sebelum resmi gabung dengan Maung Bandung --julukan Persib-- di bursa transfer paruh musim Liga 1 2019 ini.
Ya, pada akhirnya Nick memutuskan untuk gabung Persib baru-baru ini usai berkomunikasi dan dibujuk pelatih kepala klub, Robert Rene Alberts.
Nick gabung Persib setelah meninggalkan salah satu klub Eredivisie Belanda, ADO Den Haag di musim panas ini.
"Ya ada tawaran dari salah satu tim di Belanda, tapi saya berbicara dengan pelatih di sini (Persib) dan orang dari klub sangat positif," ungkap Nick usai melakoni latihan rutin bersama skuat Persib di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Rabu (21/8/2019).
"Mereka berbicara sangat positif tentang klub dan sepakbola Indonesia. Karena itulah, alasan saya memilih Persib daripada klub di Belanda," terang pemain berusia 26 tahun itu.
Nick mengaku tak terlalu kesulitan untuk beradaptasi dengan gaya sepakbola Indonesia. Perbedaan antara gaya sepakbola Belanda dengan Indonesia, menurutnya hanya soal fisik saja.
Menurut bek bertinggi 190 cm itu, gaya sepakbola Indonesia lebih banyak mengandalkan kekuatan fisik ketimbang di Belanda yang lebih mengedepankan teknik.
Nick pun mengakui jika dirinya harus lebih baik lagi dalam menambah kekuatan fisiknya.
"Oh tidak ada (perbedaan mencolok), menurut saya perbedaannya hanya perlu lebih untuk masalah fisik. Menurut saya, sangat banyak pemain bagus di sini. Persib akan menjadi tim bagus," celotehnya.
Baca Juga: Siap Berikan Terbaik buat Persib, Omid Nazari Pakai Nomor Punggung 91
Nick juga mengaku tidak terlalu kesulitan untuk berkomunikasi dengan rekan-rekan anyarnya di Persib. Hanya saja, dia merasa masih sulit menyebut nama-nama pemain lokal.
Well, wajar saja karena Nick baru bergabung dengan Persib kurang dari sepekan.
"Saya berbicara dengan beberapa teman, tapi saya kesulitan untuk mengingat namanya. Tapi, nanti ke depan itu akan bisa dan semuanya akan baik-baik saja," sesumbarnya.
Nick menambahkan, semua orang yang dia kenal di Indonesia berbicara hal positif tentang sepakbola Tanah Air. Hal itu juga yang membuat Nick memutuskan untuk berseragam Maung Bandung.
"Semua orang berbicara hal yang baik tentang Indonesia, sepeti orangnya, sepakbola, negaranya. Ini sangat bagus dan sempurna untuk bermain di sini. Itu juga menjadi alasan saya kenapa saya mengambil kesmepatan untuk bermain di Indonesia," tandasnya.
Kontributor : Aminuddin
Berita Terkait
-
Frans Putros Hengkang, Ini Respon Pelatih Persib Bandung
-
Igor Tolic Mengikhlaskan Frans Putros Pergi dari Persib Bandung
-
Juventus Resmi Rekrut Zeki Celik Gratis, Bek Serbabisa Turki Dikontrak hingga 2029
-
Daftar Tim Super League Paling Banyak Rekrut Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia
-
Nasib Emil Audero Menggantung di Italia, Hijrah ke Super League Juga?
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia
-
Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan