Suara.com - Dhika Bayangkara menjadi salah satu pemain PSS Sleman yang dilepas pada jeda transfer paruh musim Liga 1 2019. Namun, kondisi itu justru disyukuri oleh kiper 28 tahun.
Sebab, setelah dilepas klub promosi itu, Dhika langsung diboyong salah satu klub besar Indonesia, Persib Bandung. Ia pun telah diperkenalkan secara resmi pada Selasa (27/8/2019).
Dhika merasa bangga bisa bergabung Persib Bandung. Pemain kelahiran Kabupaten Kuningan itu mengaku tim berjuluk Maung Bandung tersebut adalah klub idolanya sejak kecil.
"Bangga bisa bergabung dengan Persib, karena ini adalah tim di tanah kelahiran, juga merupakan cita-cita saya sejak kecil untuk membela tim ini," kata Dhika di laman resmi Persib Bandung.
"Ini merupakan takdir saya bermain bersama Persib. Saya bersyukur, dan bagaimana cara bersyukur, saya harus tampil maksimal buat Persib," tuturnya menambahkan.
Namun, Persib Bandung tampaknya harus berhati-hati ketika memainkan Dhika. Sebab, kiper 28 tahun itu memiliki statistik yang kurang apik dalam beberapa musim terakhir.
Seperti apa performa Dhika Bhayangkara, berikut Suara.com merangkum dari situs data Transfermarkt:
1. PS TNI (Tira-Persikabo) Liga 1 2017
Dhika tampil sebanyak 15 kali ketika masih membela tim yang kini bernama Tira-Persikabo tersebut. Namun, angka kebobolannya cukup banyak, yakni 29 gol.
Baca Juga: Prediksi Persija Jakarta vs PSM Makassar di Liga 1 2019
Jika dirata-rata, Dhika memiliki rasio kebobolan 1,9 gol per pertandingan sepanjang Liga 1 musim 2017.
2. PSMS Medan di Liga 1 2018
Dhika mendapat menit bermain lebih sedit ketika membela PSMS Medan. Tercatat, ia cuman dipercaya tampil sebanyak 13 pertandingan di Liga 1 2018.
Hanya saja, performa dirinya dalam mengawal gawang belum membaik. Terbukti dengan jumlah penampilan yang lebih sedikit, jumlah kebobolannya tetap tinggi, yakni 28 kali.
3. PSS Sleman di Liga 1 2019
Dhika melanjutkan kariernya bersama tim promosi PSS Sleman di Liga 1 2019. Dengan segala pengalaman, kedatangannya di Bumi Sembada membuatnya diprediksi akan menjadi kiper utama.
Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Selama bermain untuk tim berjuluk Elang Jawa, ia justru sama sekali tidak pernah diturunkan. Dhika kalah bersaing dengan Try Hamdani dan Ega Rizky.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Murka Ronald Koeman Usai Belanda Ditekuk Aljazair di Rotterdam
-
Viral! Jingkrak-jingkrak dan Tangis Pemain Klub Korut Saat Bertemu Kim Jong-un
-
Mau Jersey Legendaris Pele saat Final Piala Dunia 1958? Cukup Siapkan Uang Segini
-
FIFA Harus Bertindak! Pemain Timnas Putri Palestina Diseret Israel ke Penjara
-
Belanda Takluk dari Aljazair, Alaram Bahaya De Oranje Jelang Piala Dunia 2026
-
Lepas Bek Layvin Kurzawa, Persib Bandung Ucap Pesan Menyentuh
-
Mengejutkan! Mirza Mustafic Tinggalkan Bali United, Ekspatriat Kedua yang Hengkang
-
Bawa Nama PSIM Yogyakarta, Rahmatzoda Merasa Terhormat Kembali ke Timnas Tajikistan
-
Menanti Magis Patrik Schick di Piala Dunia 2026: Bola Mati dan Kolektivitas Jadi Kunci Republik Ceko
-
Tanpa Sehelai Benang Model Brasil Tempeli Tubuhnya dengan Stiker Piala Dunia