Suara.com - Pelatih Timnas Belgia, Roberto Martinez menyebut jika salah seorang penyerangnya, Romelu Lukaku sangat bahagia sejak kepindahannya ke Italia. Menurutnya performa mantan striker Manchester United ini menunjukkan konsistensi permainan yang cukup baik usai hengkang dari Inggris.
Belgia sukses mengemas 15 poin sempurna di lima laganya pada klasemen sementara Grup I Kualifikasi Piala Eropa 2020. Menghadapi San Marino di pertandingan terakhir, Belgia berhasil melumat sang tuan rumah dengan skor 0-4.
Meski Lukaku tak mencatatkan nama di papan skor pada laga terakhir bersama tim, Martinez tetap saja mengapresiasi striker 26 tahun tersebut. Menurut pelatih 46 tahun tersebut ada hal berbeda yang ditunjukkan anak asuhnya tersebut selama berlatih dan bertanding bersama timnas.
"Ini pertama kalinya saya melihat dia (Lukaku) merasa bebas dan bahagia. Melihat dari beberapa perjalanannya di klub (musim-musim sebelumnya), saya tak pernah Rom sangat fokus, bahagia dan terlihat segar di tantangan baru (bersama Inter Milan)," katanya seperti dilaporkan Sportskeeda, Senin (9/9/2019).
"Saya rasa sekarang saatnya dia menatap karier sepak bolanya yang paling besar dengan kepindahannya ke Inter Milan. Dia sangat bersemangat seperti yang dia tunjukkan di Timnas Belgia. Saya cukup terpukau dengan kebahagiannya dan cara dia menatap masa depan di sini."
"Romelu adalah satu dari pemain bola modern yang besar dari perhatian media. Mereka (media) selalu mengikutinya sejak usia 16 tahun. Dia adalah ekspektasi klub Anderlecht (saat masih mengawal klub) untuk menjuarai Liga Champions."
"Selanjutnya dia direkrut Chelsea dengan biaya yang besar. Anda tahu dia menghabiskan waktunya bersama West Brom. Lalu dia direkrut Everton dan juga Manchester United. Saat ini dia di Inter," katanya.
"Romelu tak terpengaruh dengan hal-hal yang telah dia lalui. Dia adalah anak yang akan Anda lihat. Hidupnya adalah sepak bola, dia hidup untuk mencetak gol dan menjadi efektif untuk Timnas dan level klub," tutup Martinez.
Lukaku telah mengoleksi tiga gol di dua penampilannya bersama Timnas Jerman di kompetisi terkait.
Baca Juga: Buntut Rasis kepada Lukaku, Begini Respon Presiden Klub Cagliari
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Seruan Didenger, AS Longgarkan Pembatasan Perjalanan Timnas Iran
-
Patut Ditiru! Ini Cara Elegan Cristiano Ronaldo Bungkam Kritik di Piala Dunia 2026
-
VAR 'Tertidur' di Grup L! Tekel Konsa ke Prince Adu Bikin Fans Ghana Naik Pitam
-
Baru Cetak Brace, Cristiano Ronaldo Mendadak Kesal Gara-gara Ditanya Soal Messi
-
Bukan Ronaldo! 'Thor' dari Skotlandia Otak di Balik Kemenangan Telak Portugal
-
Sempat Disorot, FIFA Pastikan Donald Trump Akan Serahkan Trofi Piala Dunia 2026
-
Donald Trump Bakal Simpan Trofi Piala Dunia, Juara 2026 Cuma Dikasih Replika?
-
Erick Thohir Bicara Tambahan Pemain Naturalisasi, Ada dari Jerman dan Belanda?
-
5 Fakta Menarik Inggris Ditahan Ghana, Rekor Penguasaan Bola Tak Berbuah Kemenangan
-
Peta Persaingan Memanas! 7 Tim Sudah Lolos, 5 Negara Tersingkir di Piala Dunia 2026