Suara.com - PSS Sleman dipastikan tidak diperkuat striker andalan asal Ukraina, Yevhen Bokhashvili, saat menjamu Persipura Jayapura dalam lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (19/9/2019).
Yevhen tidak bisa tampil dalam pertandingan melawan Persipura karena sedang menjalani hukuman akumulasi kartu kuning. Kondisi ini tentu menjadi kerugian tersendiri bagi PSS Sleman.
Sebab, Yevhen Bokhashvili kerap menjadi pemecah kebuntuan PSS Sleman. Buktinya, dari 18 kali penampilan, striker 28 tahun itu sukses mencetak 9 gol dan satu assist.
Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro, tidak menampik bahwa absennya Yevhen bisa mengurangi daya gedor tim. Namun, ia tidak khawatir karena masih ada para pemain lokal yang bisa mengisi posisi tersebut.
"Absennya Yevhen pasti mengurangi kekuatan. Tapi saya tak khawatir. Justru ada peluang dengan tampilnya produk-produk lokal. Improvisasi dan kreativitasnya menurut saya akan lebih," kata Seto Nurdiyantoro saat konferensi pers, Rabu (18/9/2019).
"Posisi Yevhen bisa diisi para pemain seperti (Kushedya) Yudo, (Irkham) Mila juga bisa, atau Arsyad (Yusgiantoro) bisa di situ. Posisi itu tidak terlalu mengkhawatirkan, walau tetap mengurangi kekuatan," imbuhnya.
PSS Sleman sendiri memiliki modal apik menjelang menghadapi Persipura. Pada pertandingan terakhir, tim berjuluk Super Elang Jawan itu berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 di markas Semen Padang.
Pada pertandingan kandang terakhir, PSS Sleman juga berhasil meraih kemenangan saat menjamu tim kuat PSM Makassar. Dalam laga itu, tim asuhan Seto Nurdiyantoro menang dramatis 3-2.
Baca Juga: Prediksi Timnas Indonesia U-16 vs Kepulauan Mariana Utara
Berita Terkait
-
Perangi Rasisme, Suporter PSS Sleman Siapkan Koreo untuk Sambut Persipura
-
Lawan Borneo FC, Pelatih Madura United Ingatkan Ini Pada Pemain
-
Persebaya Pastikan Bawa Diogo Campos Hadapi PSIS Semarang
-
Eduardo: Berada dalam Tekanan Itu Biasa bagi Persija
-
Lawan Bali United, Persija Tak Anggap Sebagai Laga Spesial
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
5 Tablet Rp2 Jutaan yang Support Keyboard Bluetooth, Cocok Buat Ngerjain Tugas
-
Gaya Kepelatihan Berkelas Eropa! Alasan Mengejutkan John Herdman Nonton Timnas dari Tribun Penonton
-
Musda Golkar Sumsel Dibuka Ketum Bahlil, Perebutan Kursi Ketua Mengarah ke Andie DInialdie?
-
8 Tips Memilih Mobil Bekas yang Kondisi Mesin Masih Bagus, Jangan Asal Tergiur Murah
-
Win Metawin Cerita Momen Nonton Piala Dunia di Fan Meeting Jakarta, Kini Ingin Bawa Keluarga ke Bali
-
Kemenpar Buka Suara soal Polemik Foto Baju Kurung di Situs Indonesia.travel
-
YouTube Ditegur Kemkomdigi: Promosi Rokok Elektronik di Live Streaming Merupakan Pelanggaran Serius
-
Bonceng Tiga dan Bawa Celurit, Tiga Pemuda Diduga Jambret Diciduk Polisi
-
Tumbuh Tanpa Kehilangan Akar: Desa Kemiren dan Jalan Panjang Merawat Budaya Osing
-
AMORA Special Offer dari BRI, Nasabah Bisa Raih Reward Tunai hingga 12 Persen