Suara.com - Asisten pelatih Persija Jakarta Eduardo Perez menegaskan bahwa skuatnya sudah biasa berada dalam tekanan, bagaimana pun kondisinya.
"Persija itu klub besar. Kami merasakan tekanan bahkan sampai saat ini. Namun kami sudah berpengalaman dengan itu," kata Eduardo usai memantau latihan skuatnya di Lapangan PS AU TNI Angkatan Udara, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (17/9/2019).
Menurut pelatih asal Spanyol itu, tidak ada bedanya tekanan yang mereka rasakan kala berhadapan dengan PSIS Semarang di Liga 1 Indonesia 2019, Minggu (15/9/2019) dan nantinya saat berhadapan dengan pemuncak klasemen Bali United, Kamis (19/9/2019).
Persija meredam tekanan tersebut dengan berlatih keras sebelum pertandingan. Hasilnya, skuat berjuluk Macan Kemayoran mampu mengalahkan PSIS dengan skor 2-1.
Padahal, sebelum pertandingan kontra PSIS manajemen Persija mengeluarkan ultimatum bakal mendepak pelatih Julio Banuelos jika Macan Kemayoran menelan kekalahan di laga tersebut.
"Untuk laga lawan Bali, kami tahu mereka tim kuat. Namun kami memiliki kepercayaan diri dan tentu saja Persija akan berikan yang terbaik," ujar Eduardo seperti dimuat Antara.
Persija, yang saat ini berada di peringkat 15 klasemen, sedang dalam momentum bagus untuk kembali merambat ke papan atas klasemen Liga 1 Indonesia 2019 usai menaklukkan PSIS Semarang 2-1.
Sementara Bali United juga dalam laju positif setelah mencatatkan tujuh kemenangan dan satu hasil imbang dari delapan laga terkininya di Liga 1.
Pada pertemuan di putaran pertama Liga 1 2019 yang digelar di Bali, Bali United berhasil menaklukkan Persija dengan skor tipis 1-0 berkat gol semata wayang Paulo Sergio.
Baca Juga: Lawan Bali United, Persija Tak Anggap Sebagai Laga Spesial
Berita Terkait
-
Ultimatum The Jakmania! Diky Soemarno Minta Persija Tak Boleh Seri atau Kalah Lagi demi Gelar Juara
-
Gol Dianulir VAR, Gustavo Almeida Tegaskan Persija Belum Menyerah Kejar Gelar BRI Super League
-
Gustavo Almeida Beberkan Masalah Besar Persija di Awal Putaran Kedua Super League
-
GBK Dipakai Timnas Indonesia, Persija Bidik JIS saat Jamu PSM Makassar
-
Persija Kalah Aneh di GBK, Diky Soemarno Sebut Juara Makin Sulit Jika Sering Tumbang
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan