Suara.com - Pekan kelima Liga Italia Serie A menjadi laga tengah pekan yang tidak mengenakkan bagi Roma dan Napoli. Dua klub yang digadang-gadang bisa bersaing di papan atas Serie A itu justru sama-sama menelan kekalahan. Makin menyakitkan, kekalahan itu terjadi di kandang mereka sendiri.
Bermain menjamu Atalanta di Olimpico, Rabu (25/9/2019) malam, Roma sejatinya turun dengan tim terbaiknya dengan Edin Dzeko sebagai ujung tombak ditopang gelandang serang Luca Pellegrini dan bintang muda mereka Nicola Zaniolo.
Namun apa daya, alih-alih menyerang demi mencetak gol, justru Roma yang malah kebobolan dua gol. Kedua gol Atalanta dicetak di babak kedua.
Adalah striker Kolombia, Duvan Zapata yang menjadi momok bagi lini belakang roma, golnya di menit 70 membuat Atalanta unggul.
Roma justru kembali kebobolan di menit-menit akhir babak kedua, tepatnya di menit ke-90 yang dicetak melalui sundulan usai memanfaatkan umpan hasil tendangan sudut.
Permainan Serigala Ibu Kota memang cenderung monoton kali ini. Tak banyak peluang berarti yang dibuat. Dari statistik, Roma menebar 13 tembakan, namun hanya 2 yang mengenai target. Justru Atalanta lebih unggul, melakukan 18 tembakan, lima di antaranya mengenai target dan dua sukses menjadi gol.
Begitu juga penguasaan bola, Atalanta lebih unggul dengan 54 persen.
Dengan kekalahan ini Roma tertahan di peringkat ke-6 sementara Serie A Liga Italia dengan 8 poin. Sementara Atalanta merangsek ke posisi 3 dengan 10 poin.
Sementara itu, Napoli juga menelan kekalahan keduanya musim ini. Menjamu Cagliari di Stadion San Paolo, Napoli kalah tipis 0-1 melalui gol Lucas Castro di menit ke-87.
Baca Juga: Inter Vs Lazio: Menang 1-0, Nerazzurri Tendang Juventus dari Puncak Serie A
Dengan kekalahan ini posisi Napoli di papan klasemen Serie A melorot ke posisi 4 dengan 9 poin disalip Atalanta di waktu yang sama mengalahkan AS Roma. Sementara Cagliari bangkit dengan tiga kemenangan beruntun dan merangsek ke posisi 5 dengan raihan 9 poin.
Berikut hasil pertandingan Liga Italia 2019/2020, Kamis (26/9/2019) dini hari WIB:
AS Roma 0 - 2 Atalanta
Fiorentina 2-1 Sampdoria
Genoa 0-0 Bologna
Inter Milan 1-0 Lazio
Berita Terkait
-
Inter Vs Lazio: Menang 1-0, Nerazzurri Tendang Juventus dari Puncak Serie A
-
5 Berita Hits: Faktor Kebangkitan Juventus, Riedl Urung Latih Persebaya
-
Pakai 4-3-1-2 Lawan Brescia, Maurizio Sarri: Bukti Fleksibilitas Juventus
-
Video: Rayakan Gol Bersama Lukaku, Antonio Conte Malah Terpelanting
-
Mainkan Aaron Ramsey sebagai Trequartista, Ini Komentar Sarri
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri
-
Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti
-
Video Pemain Hampir Baku Pukul di Sesi Latihan, Pelatih Panama: Itu Normal
-
Viral! Fans Seksi Panama Jacky Guzman Ramal Timnya Kalahkan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Video Viral Momen Memalukan Leon Goretzka Usai Jerman Dipecundangi Ekuador
-
Ritual Tanda Salib Lionel Scaloni dan Alasan Ogah Rayakan Gol Argentina
-
Iran vs Everybody di Piala Dunia 2026, Mehdi Taremi: Infantino Omong Kosong, FIFA Tak Adil
-
Kabar Duka! Wonderkid Venezuela Ditemukan Tewas di Tengah Reruntuhan Gempa
-
Hasil MLSC All-Stars 2026: Lewat Duel Sengit, Kudus Melaju ke Final Usai Taklukkan Surabaya
-
Heboh Video Kylian Mbappe Nyuruh Wasit Kasih Ban Kapten Tchouameni, Ternyata Ini Alasannya