Suara.com - PSS Sleman Putri siap mengarungi Liga 1 Putri 2019. Setelah sekitar dua minggu menggelar seleksi, 24 pemain telah terpilih untuk menjadi pasukan Elang Jawa.
Sebanyak 70 persen pemain PSS Sleman Putri adalah para pemain dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Selain itu, tim Elang Juga juga diperkuat beberapa pemain berlabel tim nasional.
Mereka adalah Nurhayati dan Verra Lestari dari Timnas Wanita Indonesia senior. Kemudian, Anisa Bolang dan Nafizhah Nuraini dari Timnas U-17.
Selain itu, adapula Dhia Puteri Hapsari dan Suciana Yuliani yang merupakan skuat Timnas futsal wanita Indonesia.
PSS Sleman Putri tidak hanya berniat sebagai penggembira saja di Liga 1 Putri 2019. Yuyud Pujiarto selaku pelatih Nurhayati dan kolega menegasan bahwa timnya memiliki target masuk empat besar.
"Kami targetkan tim masuk empat besar," ujar Yuyud Pujiarto, Selasa (1/10/2019).
Manajemen PT PSS (Putra Sleman Sembada), Tara Derifatoni, menilai target yang dicanangkan untuk PSS Sleman Putri tidak berlebihan. Ia merasa optimis karena tim arahan Yuyud memiliki pemain berkualitas.
"Melihat materi pemain yang kami miliki. Kami ingin melakukan upaya terbaik dan melaju sejauh mungkin," ujar Tara Derifatoni.
Sebagai informasi, Liga 1 Putri 2019 diikuti oleh 10 tim, yang akan terbagi menjadi dua grup, yakni Grup A dan Grup B. Setiap grup akan diisi oleh lima tim yang berkompetisi untuk memperebutkan posisi dua teratas.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-19 Akan Menghadapi Tim Lokal
Dua tim teratas tiap grup akan melaju ke babak semifinal. Sejak babak ini, format kompetisi yang digunakan adalah sistem gugur hingga partai final.
Grup A terdiri dari Persija Jakarta, TIRA Persikabo, PSS Sleman, PSIS Semarang, Persib Bandung. Sementara Grup B dihuni oleh PSM Makassar, Persipura Jayapura, Arema FC, Bali United, Persebaya Surabaya.
Liga 1 Putri 2019 akan dibuka dengan pertandingan antara PSS Sleman melawan Tira Persikabo di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (5/10/2019).
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Promo Anniversary Bukan Cuma Diskon, Ada Treasure Hunt dan Mini Games
-
URI Bukan Solusi! Pengangguran Terdidik Terjadi karena Sarjana Tak Punya Skill
-
Sekolah Ramah Anak Tak Selalu Dimulai dari Hal Besar, Dua Inovasi Siswa Ini Buktinya
-
KPK Ungkap Dugaan Permintaan Opini WTP oleh Bupati PALI, Ada Nama Anggota BPK RI
-
Kapal Tanzania MV Ocean Porter Tertangkap di Riau, Angkut 2,6 Ton Sabu Cair dan Rokok China
-
Kapolri Terjun Langsung ke Lokasi Gempa NTT, Boni Hargens Sebut Polri Garda Terdepan Kemanusiaan
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli
-
Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?
-
BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT
-
BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan