Suara.com - AC Milan resmi menunjukkan Stefano Pioli sebagai pelatih anyar. Ia menggantikan peran Marco Giampaolo yang gagal membuat skuat Rossoneri tampil apik di Serie A Italia 2019/2020.
AC Milan mengontrak Stefano Piolo dengan durasi dua tahun. Ini akan menjadi tantangan besar dari pelatih 53 tahun itu karena AC Milan tengah tercecer di posisi 15 klasemen sementara.
Kehadiran Stefano Pioli di San Siro sendiri menghadirkan beberapa fakta menarik yang perlu disimak, terutama adalah catatan-catatan masa lalunya. Berikut Suara.com merangkum dari berbagai sumber.
1. Dulunya fans Inter Milan
Stefano Piolo semasa muda adalah seorang fans Inter Milan. Setelah diresmikan sebagai pelatih AC Milan, ia mengaku hal itu hanyalah masa lalu. Ia berharap masalah itu tidak dibesar-besarkan.
"Masa lalu adalah masa lalu, saya waktu itu masih kecil. Sekarang saya sudah dewasa, seorang profesional yang punya gairah besar untuk bekerja dengan baik," kata Pioli, dikutip dari Football Italia.
2. Pernah latih Inter Milan
Setelah menjadi fans, darah Biru-Hitam Stefano Pioli semakin kental dengan riwayat melatihnya. Ia tercatat pernah menangani Inter Milan pada 2016-2017.
Namun, catatannya tidak terlalu cemerlang. Dengan formasi andalan 4-2-3-1, Stefano Pioli hanya mempersembahkan 14 kemenangan dari 27 pertandingan. Sisinya adalah 10 kekalahan dan tiga kali imbang.
Baca Juga: Kalahkan UEA Bukan Hal yang Mustahil bagi Timnas Indonesia
3. Tidak punya prestasi
Stefano Pioli memulai kariernya sebagai pelatih sejak 2000 dan hanya melatih tim-tim di Italia. Beberapa klub yang pernanh ditangani adalah Parma, Lazio, Bologna, Fiorentina, dan Inter Milan.
Hanya saja, nihil prestasi. Satu-satunya raihan terbaik Stefano Pioli adalah ketika membawa Lazio tampil final Copa Italia musim 2014-2015 dan final Piala Super Italia semusim setelahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey