Suara.com - Bhayangkara FC cukup serius dalam regenerasi pemain dengan mengembangkan pemain usia muda. Salah satunya lewat tim Bhayangkara FC U-20 yang diperuntukan untuk tampil di Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U-20 2019.
Tidak kalah dari seniornya, dari segi manajemen, Bhayangkara FC U-20 terbilang lengkap. Mulai dari Jajaran pelatih, sponsor dan tim media semuanya dikelola secara profesional.
Bhayangkara FC U-20 pun menempati peringkat empat di EPA U-20 2019. Di mana pada tahun ini, Persebaya Surabaya U-20 yang keluar sebagai juara.
Meski menempati peringkat keempat, Pelatih Nova Arianto cukup puas dengan apa yang diraih anak-anak asuhnya. Nova yang juga merupakan Asisten pelatih timnas Indonesia U-23 ini yakin The Young Guardian bisa memberikan sumbangsih untuk tim nasional di masa depan.
"Perjalanan ini luar biasa, saya bekerja dengan orang-orang luar biasa. Saya juga minta maaf karena belum berhasil, tapi saya lebih ingin ada pemain dari tim ini yang bermain di timnas, ketimbang tim saya juara tapi tak ada pemain yang ke timnas," kata Nova disela-sela acara syukuran dan pembubaran tim Bhayangkara FC U-20 di Jakarta, Jumat (18/10/2019).
"Tim ini sudah saya anggap sebagai keluarga setelah selama empat bulan perjalanan. Semoga keluarga ini tetap utuh, jangan putus komunikasi. Secara keseluruhan saya terima kasih juga. Bukan juara tapi saya menemukan keluarga di sini," ungkapnya.
Sementara itu, manajer tim Bhayangkara FC U-20 Heru Pujihartono mengaku puas dengan pencapaian tim. Meski gagal meraih gelar juara, posisi empat adalah pencapaian yang cukup baik mengingat Bhayangkara FC U-20 disiapkan dalam waktu singkat.
"Saya ucapkan kepada pemain terima kasih banyak. Meski kalian hanya di semifinal dan peringkat empat, ini bukan kegagalan dan pencapaian ini luar biasa. Tanpa kerja keras kalian, mustahil ini semua terjadi," ujarnya saat memberikan sambutan.
"Sebagai manajer mungkin hanya sedikit yang bisa saya berikan. Tim ini sangat luar biasa," ungkapnya.
Baca Juga: Bhayangkara FC Siap Ladeni Tira-Persikabo, Munster Bidik Tiga Poin
Sebagai informasi tambahan, Bhayangkara FC U-20 gagal juara setelah dikalahkan oleh Barito Putera. Di perebutan tempat ketiga, The Young Guardian dikalahkan PSIS Semarang.
Berita Terkait
-
Gagal ke Final Piala AFF U-19 2026, Nova Arianto Langsung Alihkan Fokus ke Agenda Ini
-
Nova Arianto Siapkan Rotasi Besar, Timnas Indonesia U-19 Turunkan Wajah Baru Saat Hadapi Kamboja
-
Nova Arianto Pasang Badan untuk Mathew Baker Usai Timnas U-19 Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Semifinal Piala AFF U-19 2026: Head to Head Timnas Indonesia U-19 vs Australia
-
Nova Arianto Tebar Ancaman untuk Australia, Timnas Indonesia U-19 Tak Takut Hadapi Siapa Pun
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Inggris Lolos sebagai Juara Grup, Thomas Tuchel Malah Pusing Gara-gara Krisis Ini
-
4 Tahun Kerja Keras Berbuah Manis, Kisah Timnas Kongo Guncang Piala Dunia 2026
-
Video 5 Gol Free Kick Terbaik Lionel Messi: 71 Gol Lewat Tendangan Bebas
-
19 Gol Lionel Messi di Piala Dunia, La Pulga Tetap Sanjung Ronaldo
-
Piala Dunia Itu Kejam! Pesan Mendalam Fabio Cannavaro Usai Timnas Uzbekistan Tersingkir
-
Lawan Tanjung Verde di Babak 32 Besar Lionel Scaloni Peringatkan Lionel Messi Cs
-
dengan Hati yang Hancur, Kekasih Cody Gakpo Bagikan Kabar Duka di Tengah Piala Dunia 2026
-
Harry Kane Sah Jadi Raja Gol Inggris di Piala Dunia, Rekor Legendaris Ini Tumbang
-
Inggris Hadapi Kongo di 32 Besar, Thomas Tuchel Tengil: Semua Orang Menikmatinya
-
Hasil MLSC All-Stars 2026: Tekuk Yogyakarta, Surabaya Rebut Tempat Ketiga