Suara.com - Memanasnya situasi di Catalunya turut menyita perhatian Cesc Fabregas. Bahkan, eks pemain Barcelona itu merasa sedih dan berharap situasi yang menerpa tanah kelahirannya itu segera berakhir.
Sebagaimana diketahui, suhu politik di Catalunya sedang memanas belakangan ini. Situasi ini dipicu oleh penangkapan sembilan tokoh separatis pro kemerdekaan Catalunya, kemudian mereka diadili dan divonis penjara selama sembilan hingga 13 tahun.
Buntutnya, laga El Clasico jilid pertama antara Barcelona vs Real Madrid yang digelar pada 26 Oktober resmi ditunda. Muncul dugaan akan terjadi demonstrasi besar-besaran di hari yang sama.
''Saya sedih melihat tanah air saya seperti ini. Semua orang tahu bahwa saya dilahirkan di sana,'' ungkap Fabregas, seperti dikutip dari Sky Sports.
''Melihat gambar-gambar dari apa yang terjadi, melihat tanah air saya, dan orang-orang menderita. Itu adalah gambar yang menyakitkan,'' imbuhnya.
''Saya harap semuanya bisa segera selesai. Ini ketidakadilan yang sangat besar. Yang kami minta adalah bisa duduk dan berbicara; itu yang dilakukan orang, duduk, berbicara, dan berdebat tentang hal-hal yang kami lawan,'' tandas pemain 32 tahun itu.
Lebih lanjut, setelah sempat tak ada kepastian soal jadwal tunda, laga Barca kontra El Real sepakat digelar pada 18 Desember mendatang. Disebutkan bahwa kedua belah pihak akan menyodorkan proposal jadwal baru pada Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) pada Senin 21 Oktober mendatang.
Berita Terkait
-
Cesc Fabregas Puji Sosok Asal Indonesia di Tengah Isu Latih Chelsea
-
Psywar Jelang El Clasico! Beckham Putra Siap Selebrasi di Hadapan Jakmania
-
Olivia Rodrigo Hiasi Jersey Barcelona di El Clasico Lawan Real Madrid
-
Real Madrid Kehilangan Kylian Mbappe Jelang El Clasico
-
Bos Grup Djarum Michael Bambang Hartono Tutup Usia, Klub Serie A Ucap Belasungkawa
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta
-
Real Madrid Memanas! Federico Valverde Dilarikan ke RS Usai Baku-hantam dengan Tchouameni
-
Kabar Langit bagi Chelsea: Dua Bintang Besar Pulih Jelang Lawan Liverpool
-
Persis Solo vs Persebaya di Stadion Manahan, Polisi Siaga Penuh
-
Cedera Tak Kunjung Sembuh, Bek Borussia Dortmund Pilih Langkah Mengejutkan
-
Laga Hidup Mati Kontra Adhyaksa FC, Rahmad Darwan 'Bakar' Semangat Pemain Persipura
-
Sambut Piala Dunia 2026, Lay's Buat Euforia Nobar Makin Meriah
-
Indra Sjafri Hingga Bambang Pamungkas Bakal Ramaikan Tayangan Piala Dunia 2026
-
Ini Mahkotamu King! Pesepak Bola dan Selebriti Irlandia Desak Boikot Israel
-
Matthias Sindelar: Mozart Sepak Bola Austria yang Pernah Guncang Piala Dunia