Suara.com - Pelatih timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri mengaku pada pemusatan latihan ini ingin sejajarkan kondisi fisik Pemain-pemainnya. Hal ini dikarenakan pada SEA Games 2019 nanti, timnas U-22 akan menjalani jadwal yang padat.
Sejajarkan fisik pemain ini memang sudah masuk ke dalam program dari Indra Sjafri. Juru racik asal Sumatera Barat itu menyebut bahwa fisik adalah salah satu kunci sukses timnya.
"Kami sudah susun program dari mulai kemarin tanggal 16 (Oktober 2019) sampai SEA Games. Kami melihat walaupun belum melakukan tes fisik kepada pemain, kita harus meningkatkan level fisik mereka," kata Indra Sjafri usai latihan di kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (23/10/2019).
"Karena nanti di SEA Games itu kita akan main lima kali dalam sembilan hari, betapa ketatnya. Tapi, setelah nanti lolos grup baru ada interval yang agak panjang. Jadi perlu persiapan kondisi fisik pemain yang jauh lebih siap dari sebelumnya," jelasnya.
Mantan pelatih Bali United itu melihat adanya perbedaan fisik dari para pemainnya. Ini dikarenakan tidak semua ank asuhannya tampil reguler bersama dengan klubnya masing-masing.
Oleh sebab itu, persamaan fisik antara pemain satu dengan yang lainnya perlu dilakukan. Dengan begitu, skuat Garuda Muda --julukan timnas U-22-- akan lebih kuat.
"Ini kan pemain ada beragam ya, ada yang memang rutin dia main, dan ada yang jarang main. Nah, ini yang mau kita seragamkan dalam minggu ini, fokus kita itu, menyamakan level fisik mereka," pungkasnya.
Timnas Indonesia U-22 tergabung di Grup B SEA Games 2019. Pasukan Merah Putih akan melawan Vietnam, Thailand, Laos, Singapura, dan Brunei Darussalam.
Untuk cabang olahraga SEA Games 2019 itu sendiri akan dimulai pada 26 November mendatang hingga 10 Desember mendatang.
Baca Juga: Jadwal dan Siaran Langsung Liga Champions Malam Ini, Ada Ajax vs Chelsea
Berita Terkait
-
Pernah Ditemui Indra Sjafri, Winger Keturunan Indonesia Teken Kontrak di FC Twente
-
Dirumorkan ke Super League, Mauro Zijlstra Justru Jadi Pahlawan Kemenangan FC Volendam
-
Hal-hal yang Membuktikan Timnas Indonesia Berada di Level Berbeda Sepanjang 2025
-
Resmi Diputus Kontrak oleh PSSI, Masa Kejayaan Indra Sjafri Telah Usai?
-
Kisah Striker Thailand: Pulang Abroad dari Liga Jerman Demi Jadi Biksu
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Pemain Keturunan Depok Ngebet Mau Bela Timnas Indonesia Meski Isu Paspoorgate Mencuat
-
Hancurkan Liverpool, PSG Bidik Rekor Langka di Liga Champions
-
Dihajar Vietnam, Pelatih Malaysia Beri Peringatan Keras Jelang Lawan Timnas Indonesia U-17
-
Skandal Paspor Eredivisie: Pemain Keturunan Depok Bersyukur Belum Jadi WNI
-
Pelatih Belanda Bingung Disinggung Soal Paspoorgate Bisa Berdampak Besar Bagi Pemain Indonesia
-
Curhat Soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia, Pelatih Bali United Menyesal
-
Intip Gol Dahsyat Luke Vickery, Striker Idaman John Herdman Segera Gabung Timnas Indonesia?
-
Sukses Akhiri Tren Negatif, Allano Lima Harap Persija Konsisten Demi Gelar Juara
-
Penantian Berbuah Manis, Dia Syayid Jalani Debut Emosional Bersama Persija
-
Dikritik Bobotoh, Uilliam Barros Dapat Pembelaan dari Bojan Hodak