Suara.com - Timnas futsal Indonesia gagal menjuarai Piala AFF Futsal 2019 usai dikalahkan Thailand dengan skor 5-0 pada partai final yang berlangsung di Vietnam, Minggu (27/10/2019).
Pada laga final di Ho Chi Minh City,tersebut gol-gol Thailand dicetak oleh Muhammad Osamanmusa, Suphawut Thuenklang, Warut Wangsama dan Kritsada Wongkaeo (dua gol).
Dengan demikian, Indonesia yang dilatih Kensuke Takahashi gagal mengulangi pencapaian juara Piala AFF Futsal pada tahun 2010.
Hasil itu juga membuat Indonesia sudah tiga kali gagal menaklukkan Thailand ketika bersua di final Piala AFF Futsal. Sebelum edisi 2019, Indonesia juga kalah dari Thailand di partai puncak turnamen tahun 2006 dan 2008.
Sementara bagi Thailand, itu adalah gelar ke-15 mereka di ajang Piala AFF Futsal.
Dalam pertandingan final, pelatih timnas futsal Indonesia asal Jepang Kensuke Takahashi menurunkan pemain-pemain andalannya termasuk pencetak empat gol di turnamen yaitu Andri Kustiawan sejak menit pertama.
Sementara Thailand, memainkan pemain terbaiknya Muhammad Osamanmusa dari awal laga, demikian seperti dilansir Antara.
Butuh 10 menit bagi Thailand untuk membobol gawang Indonesia melalui kaki Osamanmusa yang memanfaatkan umpan tendangan sudut.
Tekanan demi tekanan yang dilakukan Thailand membuat Indonesia terpaksa melakukan pelanggaran yang berbuah tendangan penalti kedua (second penalty) bagi Thailand di menit ke-17 yang diseksekusi dengan baik oleh Suphawut Thueanklang.
Baca Juga: Salip Tim-tim Besar Eropa, Ini Ranking Terbaru Timnas Futsal Indonesia
Di babak kedua, skor 2-0 membuat Indonesia semakin agresif. Akan tetapi, Bambang Bayu Saptaji dan kawan-kawan harus kembali kebobolan di menit ke-23 oleh Warut Wangsama.
Ketinggalan tiga gol membuat Kensuke Takahashi menerapkan strategi ‘power play’. Namun, taktik itu justru menjadi blunder yang membuat kapten Thailand Kritsada Wongkaeo sukses melesakkan gol keempat Thailand di menit ke-37.
Kritsada lagi-lagi menghukum Indonesia yang lengah saat menerapkan ‘power play’, dengan gol kelima timnya di menit ke-40 melalui tendangan jarak jauh
Keadaan tidak berubah sampai menit terakhir pertandingan. Indonesia harus mengakui keunggulan Thailand 5-0.
Berita Terkait
-
Brasil Tangguh! Timnas Futsal Indonesia U-17 Digelontor Sembilan Gol di Spanyol
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras
-
Bogor Hornbills Tak Gentar Hadapi Nama Besar Pelita Jaya di Final IBL 2026
-
Final IBL 2026: Pelita Jaya Jakarta Waspadai 3 Pemain Asing Bogor Hornbills
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Jurgen Klopp Buka Peluang Latih Timnas Jerman
-
Data dan Fakta usai Brasil Hajar Jepang: Rekor Casemiro hingga Kutukan Samurai Biru
-
Marcos Llorente Bongkar Cara Spanyol Kalahkan Austria: Kasih Saja Bola ke Lamine Yamal
-
Magis Carlo Ancelotti! Ketenangannya Selamatkan Brasil dari Aib Terburuk di Piala Dunia 2026
-
Julian Nagelsmann Nilai Timnas Jerman Bukan Lagi Tim Elite Dunia Usai Gugur di Piala Dunia 2026
-
Noussair Mazraoui Sesumbar usai Depak Belanda: Maroko Kini Sejajar dengan Tim Elit Dunia
-
Hajime Moriyasu Menilai Jarak Kualitas Jepang dan Brasil Kini Semakin Menipis
-
Eksperimen Gagal Ronald Koeman! Belanda Dihajar Maroko saat Pakai 5 Bek Lagi Setelah 2 Tahun
-
Mariano Peralta Pilih Persib Dibanding Persija karena Ingin Tampil di Asia?
-
Martinelli: Kami Percaya Diri karena Carlo Ancelotti Bersikap Tenang di Pinggir Lapangan