Suara.com - Komite Eksekutif (Exco) PSSI Refrizal dan calon Ketua Umum PSSI 2019-2023 Vijaya Fitriyasa menemui Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali di kantornya pada hari ini, Senin (28/10/2019) untuk membahas polemik kongres PSSI 2 November 2019.
"Kami meminta Menpora agar memfasilitasi pihak-pihak yang berseteru soal jadwal kongres. Saya inginnya semua pihak mengambil jalan tengah, ‘win-win solution’,” ujar Vijaya di Jakarta, Senin ( 28/10/2019) seperti dilansir Antara.
Jadwal kongres pemilihan Komite Eksekutif (Exco) PSSI periode 2019-2023, yaitu ketua umum, dua wakil ketua umum serta 12 anggota exco, pada 2 November 2019 dipermasalahkan beberapa calon ketum PSSI, seperti Ketua DPD RI 2019-2024 La Nyalla Mattalitti.
Menurut La Nyalla, kongres itu bermasalah karena tidak sesuai dengan kesepakatan awal PSSI, AFC dan FIFA, yakni 25 Januari 2020. Dengan demikian pemilik suara (voter) yang terlibat pun voter hasil kompetisi 2019.
Jika berlangsung 2 November, Exco terbaru PSSI akan dipilih oleh 86 voter tahun 2018 yang terdiri dari 34 asosiasi provinsi (Asprov), 18 klub Liga 1, 16 klub Liga 2, 16 klub Liga 3, Asosiasi Futsal dan Asosiasi Sepak Bola wanita.
Adapun PSSI bertahan untuk kongres tanggal 2 November karena menurut mereka jadwal itu sudah disetujui oleh FIFA dan sesuai Statuta 2019.
"Masing-masing pihak seharusnya menahan diri dan menyampingkan ego masing-masing. Kita harus bicara untuk kepentingan nasional. Apalagi, saat ini ada momentum Piala Dunia U-20 di 2021 dan kita harus menyelamatkan itu. Jangan sampai gara-gara PSSI kisruh kita batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20,” kata Vijaya yang mengaku secara pribadi lebih memilih kongres pada 20 Januari 2020.
Sementara anggota Exco PSSI Refrizal mengaku bahwa kedatangannya ke kantor Menpora hanya sekadar mengobrol.
"Saya di PSSI ingin sepak bola kita berprestasi. Untuk itu, ya, kita harus ikuti negara maju seperti Jepang, Korea Selatan yang juga bekerja sama dengan pemerintah,” tutur Refrizal.
Baca Juga: Debut Langsung Hadapi Persija, Zalnando: Terima Kasih Coach
Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menegaskan kongres pemilihan Komite Eksekutif (Exco) PSSI periode 2019-2023 pada tanggal 2 November 2019 sah dan legal karena didukung oleh FIFA dan sesuai Statuta PSSI tahun 2019.
Itu artinya, kata Kepala Hubungan Media dan Promosi Digital PSSI Gatot Widakdo, kongres tersebut tidak bisa disebut bermasalah.
Sebagai bentuk dukungan, FIFA dan AFC memastikan akan menghadiri kongres tersebut melalui perwakilan masing-masing.
FIFA mendelegasikan Head of Member Association Governance Service, Luca Nicola dan Development Manager Southeast and East Asia, Lavin Vignesh.
Sementara AFC mengutus tiga orang, yakni Head of South Asia Unit AFC Member Association and Regional Associations Departemen, Purushottam Kattel, Manager of Asean Unit AFC Member Association and Regional Associations Departement, Nhodkeo Phawadee dan Secretary of AFC Member Association and Regional Associations Departement, Varankumar Sagaran untuk kongres yang rencananya digelar di Jakarta itu.
Berita Terkait
-
Erick Thohir Puji IBL, Lima Musim Hadirkan Lima Juara Berbeda
-
Erick Thohir Ogah Timnas Indonesia Lawan Argentina Lagi, Isyaratkan Lawan Tim Lain
-
Lengkap! Ini Hasil Liga TopSkor Greater Jakarta hingga Pemain Terbaik
-
John Herdman Incar Juara FIFA ASEAN Cup, Panggil Pemain Terbaik Timnas Indonesia
-
WFH dari Hambalang, Prabowo Bahas Naturalisasi hingga Masa Depan Timnas Indonesia
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil
-
Belanda vs Maroko: Ronald Koeman Janji Oranje Tetap Tampil Ofensif