Suara.com - Penggunaan VAR (asisten wasit video) di Liga Primer Inggris 2019/2020, terus mendapatkan kritik. Setelah Jurgen Klopp bersuara, kini giliran Frank Lampard yang menyatakan uneg-unegnya.
Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, belum lama ini memprotes VAR karena gol Roberto Firmino ke gawang Aston Villa pada lanjutan Liga Primer Inggris, Sabtu (2/11/2019). Ia kesal Firmino dianggap offside karena lengannya sedikit keluar dari garis offside.
Masih hangat kritikan Klopp, VAR kembali mendapat sorotan. Kali ini dari manajer Chelsea, Frank Lampard, yang tidak terima dengan keputusan VAR setelah Watford mendapatkan satu gol dari titik penalti ketika kalah 1-2 dari Chelsea, Minggu (3/11/2019).
Deulofeu jatuh setelah kontak badan dengan pemain Chelsea, Jorginho. Awalnya wasit Anthony Taylor memutuskan tendangan gawang, tetapi VAR menyarankan untuk mengubah keputusannya menjadi penalti. Keputusan tersebut membuat Lampard kesal.
"Saya tahu menggunakan layar bisa memicu kontroversi di kalangan fans. Semua orang di stadion akan menunggu hasilnya dan itu menjadi tekanan tersendiri untuk wasit. Lamanya mereka mengambil keputusan berarti mereka tidak cukup yakin akan hal itu," kata Lampard, dikutip dari BBC Sport.
"Semakin lama mereka memastikan keputusan, semakin tinggi keyakinan saya mereka akan mengambil keputusan tepat. Namun, ternyata dugaan saya salah. Keputusan yang diambil sangat mengherankan. Kontak yang terjadi antara dua pemain terjadi di area abu-abu," tuturnya menambahkan.
VAR tidak hanya menuai kritik dari pelatih-pelatih Liga Primer Inggris. Sebelumnya di Serie A Italia, Antonio Conte dan Maurizio Sarri mengeluhkan hal yang sama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Turki Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026 usai Kalah dari 10 Pemain Paraguay
-
Misteri Proses Naturalisasi Striker VVV-Venlo ke Timnas Indonesia Akhirnya Terjawab
-
Indonesia Bidik Status Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup, Segera Kirim Surat ke FIFA
-
Mulut Pedas Zlatan Ibrahimovic Bikin Thierry Henry Melongo saat Siaran Piala Dunia 2026
-
Cedera Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Ismael Kone Kirim Pesan Menyentuh: Allah Punya Rencana Indah
-
Iran Gugat FIFA! Protes Aturan Diskriminatif yang Rugikan Tim di Piala Dunia 2026
-
Haiti Jadi Negara Pertama yang Angkat Koper dari Piala Dunia 2026 Usai Digilas Timnas Brasil
-
Sejarah Baru! Brasil Salip Jerman Jadi Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia Usai Lumat Haiti 3-0
-
Fakta Gila Maroko vs Skotlandia: Ismael Saibari Samai Rekor Mo Salah di Piala Dunia 2026
-
Hasil Piala Dunia 2026: Brasil Ngamuk Hajar Haiti 3-0, Matheus Cunha Cetak Dua Gol