Suara.com - Uli Hoeness, selaku Presiden Bayern Munchen, mengaku santai perihal pengganti Niko Kovac. Ia baru akan menunjuk pelatih baru paling tidak dalam satu bulan ke depan.
Bayern Munchen sendiri baru memecat Niko Kovac dari kursi kepelatihan pada Minggu (3/11/2019) waktu setempat. Pemecatan ini diambil lantaran kekalahan memalukan Die Rotens atas Eintracht Frankfurt dengan skor 1-5 di ajang Bundesliga 2019/2020.
Ini adalah kekalahan kedua Bayern Munchen di musim ini. Alhasil, FC Hollywood kini tercecer di posisi empat klasemen sementara, tertinggal empat angka dari Borussia Moenchengladbach di posisi puncak.
Untuk mengisi posisi yang ditinggal Niko Kovac, Bayern Munchen telah menunjuk Hans Flick, yang sebelumnya merupakan asisten pelatih. Ia akan memimpin Robert Lewandowski cs pada laga Liga Champions melawan Olympiakos dan Borussia Dortmund di kancah domestik.
''Saya sebelumnya sudah bicara soal hal ini (pergantian pelatih). Aku juga tidak bisa mengatakan apa yang akan terjadi dalam waktu dekat,'' ungkap Hoeness, seperti dikutip dari Sportskeeda.
''Sekarang ini belum begitu penting, karena kita punya waktu tiga minggu untuk mempertimbangkan bagaimana menyikapinya. Aku pikir kita sekarang masih bisa mengambil langkah yang cukup baik,'' tuturnya menambahkan.
''Kami memiliki hubungan baik dengan Niko Kovac dan semua mencapai kesepakatan dicapai bersama. Tidak ada kami saling menyalahkan,'' tandasnya.
Lebih lanjut, pascapemecatan Niko Kovac, muncul kandidat pelatih baru Bayern Munchen, mulai dari Massimiliano Allegri, Joe Mourinho, hingga Erik ten Hag. Namun, khusus nama terakhir sudah memastikan menolak jadi pelatih tim berjuluk FC Hollywood itu lantaran memutuskan bertahan di Ajax Amsterdam.
Baca Juga: Tolak ke Bayern Munich, Ten Hag Pastikan Bertahan di Ajax
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air