Suara.com - Kamis (7/11/2019) pukul 00.55 WIB, laga krusial akan dilakoni Juventus di Grup D. Di pertandingan keempatnya di fase grup Liga Champions musim ini, Juventus akan melakoni laga tandang ke markas Lokomotiv Moscow.
Pertandingan di RZD arena terbilang penting bagi Juventus karena jika tim besutan Maurizio Sarri mampu mengalahkan tim besutan Yuri Semin, maka Juventus sudah dipastikan melaju ke babak 16 besar.
Sebagaimana diketahui, mengantongi tujuh poin Juventus saat ini berada di posisi dua klasemen sementara Grup D. Hanya kalah produktivitas gol dari Atletico Madrid yang berada di posisi puncak juga dengan tujuh poin.
Menghadapi wakil Rusia, Juventus juga mengantongi catatan apik. Tercatat, kedua tim sudah tiga kali berhadapan di kompetisi Eropa dan ketiganya di menangkan oleh Juventus.
Pertemuan terakhir kedua tim di Liga Champions terjadi pada 23 Oktober 2019 kemarin. Di pertemuan pertama kedua tim di Grup D, Juventus menang tipis 2-1.
Meski di atas kertas dan dari segi materi pemain Juventus lebih unggul, mengalahkan Lokomotiv di pastinya tidak akan semudah membalikkan telapak tangan. Apalagi di pertemuan terakhir kedua tim Juventus hanya mampu memetik kemenangan tipis.
Di pertandingan kali ini Juan Cuadrado juga dipastikan menepi akibat hukuman akumulasi kartu. Begitu pula dengan tiga pemain Juventus lainnya; Chiellini, Pjaca dan Perin yang tengah dibekap cedera.
Sementara itu di kubu tuan rumah, pelatih Lokomotiv Moscow Yuri Semin pastinya bakal bermain all out. Baru mengantongi tiga poin dari tiga pertandingan, tidak ada pilihan lain bagi Lokomotiv kecuali memenangkan laga untuk menjaga asa lolos ke fase knock-out.
Dua kemenangan di dua pertandingan terakhir di liga domestik, menjadi modal penting bagi tim besutan Semin untuk membalas kekalahan mereka dari Si Nyonya Tua.
Baca Juga: Atletico Madrid Bidik Tiga Poin, Simeone Enggan Remehkan Leverkusen
Pertandingan Liga Champions antara Lokomotiv Moscow versus Juventus bisa disaksikan secara streaming dengan mengklik tautan berikut: Live Streaming Lokomotiv Moscow Vs Juventus.
Berita Terkait
-
Main di Liga Champions Musim Depan, Como 1907 Harus Numpang di Markas Jay Idzes Cs
-
Ini Alasan Kick Off Arsenal vs PSG Digelar Lebih Awal, Ada Hubungannya dengan Indonesia
-
Jelang Bentrok Arsenal vs PSG, Pelatih Timnas Prancis Ketar-ketir, Ada Apa?
-
Pantang Terpeleset! Ini Kunci Arsenal Agar Bisa Kalahkan PSG
-
Jejak Kontroversial 10 Tahun Terakhir Daniel Siebert Wasit Final Liga Champions
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Igor Tolic Angkat Bicara Usai Ditunjuk Jadi Pelatih Persib Bandung
-
Tabrakan Lamborghini ke Pembatas Tol, Raheem Sterling Ditahan Polisi Diduga Pakai Narkoba
-
Muak dengan Cara Kotor Barcelona, Atletico Madrid Tawar Lamine Yamal dengan Sebungkus Kuaci
-
Main di Liga Champions Musim Depan, Como 1907 Harus Numpang di Markas Jay Idzes Cs
-
Ini Alasan Kick Off Arsenal vs PSG Digelar Lebih Awal, Ada Hubungannya dengan Indonesia
-
Jelang Bentrok Arsenal vs PSG, Pelatih Timnas Prancis Ketar-ketir, Ada Apa?
-
Pantang Terpeleset! Ini Kunci Arsenal Agar Bisa Kalahkan PSG
-
Dari 5 Ribu ke 2,3 Juta Followers dalam 48 Jam! Bek Selandia Baru Tim Payne Mendadak Viral
-
Final Liga Champions: Ini 5 Pemain Kunci Arsenal Kalahkan PSG
-
Piala Dunia 2026: Saatnya Spanyol Mengakhiri Trauma yang Menghantui Sejak 1986