Suara.com - Timnas Indonesia U-22 akan melawan Iran pada laga uji coba di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Rabu (13/11/2019). Ini merupakan uji coba pertama kedua tim, karena nantinya akan kembali berhadapan di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor.
Pelatih timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri mengaku timnya beruntung bisa beruji coba dengan Iran. Sebab, Iran adalah tim yang kuat sehingga bisa mengukur kemampuan Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan jelang SEA Games 2019.
"Bagi kami, pertandingan ini adalah pertandingan keempat internasional kita setelah kemarin kita tiga kali pertandingan uji coba di China. Kualitas lawan (Iran) saya pikir mereka ini adalah tim yang lolos ke Piala Asia nanti di Thailand, ya sama dengan China, Yordania, dan Arab Saudi," kata Indra Sjafri sehari jelang pertandingan.
"Bagi kami tentu sangat bermanfaat ya punya lawan dengan kualitas yang bagus. Bagi tim nasional Indonesia ini adalah uji coba terakhir kita setelah tanggal 13 ini nanti dan ada lagi satu kali tanggal 16 sebelum kita terjun di SEA Games tanggal 26 November nanti," ucapnya.
Dari uji coba melawan Iran ini, Indra mengaku akan menentukan 20 pemain yang akan dibawa ke Filipina untuk SEA Games. Sebab, saat ini timnas Indonesia U-22 masih diisi oleh 28 pemain.
"Ini juga akan menjadi pertandingan untuk menentukan skuat kita dari 28 pemain yang ada, kita harus memilih 20 terbaik," jelasnya.
"Oleh sebab itu pertandingan ini pertama akan kita jadikan untuk satu simulasi tim kita menghadapi SEA Games nanti. Mudah-mudahan nanti pertandingan lancar," pungkasnya.
Timnas Indonesia U-22 tergabung di Grup B SEA Games 2019. Grup ini terbilang berat, lantaran ada Thailand, Vietman, Laos, Singapura, dan Brunei Darussalam.
Baca Juga: Andritany Absen, Shahar Siap Dimainkan Saat Persija Hadapi Persela
Berita Terkait
-
Profil Jasper Jeffers, Jenderal yang Ditunjuk Amerika Serikat Pimpin ISF di Gaza
-
Hadapi Tensi Panas AS-Iran: Status Siaga 1 Berlanjut, KBRI Teheran Siapkan Jalur Evakuasi
-
Ultimatum AS ke Iran Terkait Nuklir Picu Kenaikan Harga Minyak Dunia
-
Tegang dengan AS, Iran Gelar Latihan Militer Amankan Selat Hormuz
-
Geger! Trump Disebut Siap Dukung Serangan Militer Israel ke Iran Jika Negosiasi Gagal
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
Catatan Tak Masuk Akal Pemain Keturunan Milik Akademi Barcelona, Cetak 145 Gol dari 52 Laga
-
Kurniawan Dwi Yulianto Mulai Bergerak, Timnas Indonesia U-17 Mulai Cari-cari Pemain
-
Berkat Persib dan Dewa United, Ranking Liga Indonesia Melesat Tajam
-
Jalani Salat Tarawih di Austria, Rekan Jay Idzes Dapat Doa Spesial dari Umat Muslim
-
Media Brasil Bongkar Rahasia Eks Real Madrid yang Baru Mualaf, Dituding Jalin Hubungan Terlarang
-
Jalanan Kota Meksiko Jadi Arena Peperangan, FIFA Bakal Cabut Status Tuan Rumah Piala Dunia 2026?
-
Kurniawan Dwi Yulianto Pimpin Seleksi Perdana 42 Pemain Timnas Indonesia U-17
-
Kisah Spiritual Frederic Kanoute Mesin Gol Sevilla: Mualaf dan Jadi Penyelamat Masjid
-
2 Amunisi Naturalisasi Tambahan Malaysia dari Australia dan Brasil
-
Duit Rp1 T Terbuang Sia-sia, Edwin Van der Sar Sayangkan Nasib Onana di MU