Suara.com - Timnas Indonesia U-22 asuhan pelatih Indra Sjafri akan melakoni pertandingan uji coba melawan Iran di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Rabu (13/11/2019).
Pertandingan uji coba ini pun disambut baik oleh pelatih Iran, Hamid Estili.
Hamid mengemukakan bahwa menghadapi Timnas Indonesia U-22 akan dijadikan sebagai persiapan jelang tampil di Piala Asia U-23 2020 yang akan dihelat di Thailand. Sang juru taktik ingin mengukur sejauh mana kemampuan pasukannya.
Tak tanggung-tanggung, uji coba melawan Timnas Indonesia U-22 akan berlangsung dua kali. Setelah pertandingan besok, kedua tim akan kembali bertemu di Stadion Pakansari, Cibinong, Sabtu (16/11/2019).
"Dua laga di Indonesia ini bagus untuk kami karena cuaca tak jauh berbeda dengan Thailand. Tentu, kami harus bisa beradaptasi," kata Hamid sehari jelang pertandingan.
"Kondisi sepakbola di sini bagus karena mirip Thailand. Terima kasih untuk federasi dan terima kasih untuk persiapannya. Semoga hubungan ini semakin erat," ia menambahkan.
Sebagai informasi tambahan, di Piala Asia U-23 2020, Iran tergabung di Grup C yang terbilang berat. Mereka akan melawan China, Korea Selatan, dan juara bertahan Uzbekistan.
Sementara itu, uji coba melawan Iran bagi Timnas Indonesia U-22 tentu merupakan persiapan jelang turun di cabang olahraga sepakbola SEA Games 2019. Event yang akan dihelat di Filipina tersebut berlangsung mulai 26 November 2019 mendatang.
Timnas Indonesia U-22 tergabung di Grup B. Tim asuhan Indra Sjafri akan menjajal kekuatan Thailand, Vietnam, Laos, Singapura, dan Brunei Darussalam.
Baca Juga: Lawan Iran di Bali, Pelatih Timnas U-22 Belum Menurunkan Skuat Terbaiknya
Berita Terkait
-
Dirumorkan ke Super League, Mauro Zijlstra Justru Jadi Pahlawan Kemenangan FC Volendam
-
Hal-hal yang Membuktikan Timnas Indonesia Berada di Level Berbeda Sepanjang 2025
-
Kisah Striker Thailand: Pulang Abroad dari Liga Jerman Demi Jadi Biksu
-
Gagal Total di SEA Games, Timnas Indonesia U-22 Kini Terancam Sanksi dari Kemenpora
-
Gelar Evaluasi, Kemenpora akan 'Hukum' Cabor yang Gagal Penuhi Target SEA Games 2025
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Jalanan Kota Meksiko Jadi Arena Peperangan, FIFA Bakal Cabut Status Tuan Rumah Piala Dunia 2026?
-
Kurniawan Dwi Yulianto Pimpin Seleksi Perdana 42 Pemain Timnas Indonesia U-17
-
Kisah Spiritual Frederic Kanoute Mesin Gol Sevilla: Mualaf dan Jadi Penyelamat Masjid
-
2 Amunisi Naturalisasi Tambahan Malaysia dari Australia dan Brasil
-
Duit Rp1 T Terbuang Sia-sia, Edwin Van der Sar Sayangkan Nasib Onana di MU
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Ragukan Kualitas John Herdman, Media Vietnam Prediksi Indonesia Gagal di Piala AFF 2026
-
Posisinya Diserobot Maarten Paes, Kiper Muda Ajax Luapkan Kekecewaan
-
FIFA Mau Tambah Jadi 48 Tim, Tapi Uang Hadiah Piala Dunia Antarklub Rp3,6 T Belum Dibayar
-
Joan Laporta Blak-blakan Hubungan dengan Lionel Messi Sudah Rusak, Ada Insiden di Ballon d'Or