Suara.com - Belum juga mulai, gelaran SEA Games 2019 Filipina sudah menuai masalah. Sejumlah tim dari negara ASEAN yang bakal berkompetisi di ajang dua tahunan tersebut dilaporkan mendapat "sambutan" buruk setibanya di Filipina.
Dilansir dari Fox Sport Asia yang mengutik dari ASEAN Football News, salah satu tim yang mengalami nasib sial yakni kontingen dari Timor Leste. Timnas sepak bola U-22 mereka terbengkalai di Bandara Internasional Ninoy Aquino hingga berjam-jam.
Tak sampai di situ, setelah meninggalkan bandara, rombongan tersebut justru ditempatkan pada hotel yang salah.
Diketahui, para penggawa Timnas Timor Leste sudah mendarat di bandara Filipina pada pukul 05.00 waktu setempat. Tetapi mereka harus menunggu hingga tiga jam sampai bus penjemput yagn disediakan PHISGOC tiba.
Lebih parah lagi setelah diangkut ke dalam bus, para pemain malah diantar ke hotel yang tak seharusnya tempat mereka menginap.
Timor Leste nyatanya bukan tim satu-satunya yang apes, Thailand dan Myanmar nyatanya juga mengalami masalah yang tak jauh berbeda.
Skuat Timnas Thailand U-22 terpaksa harus membatalkan sesi latihan perdananya gegara sejumlah kendala sesaat setelah tiba di Manila.
Sama seperti Timor Leste, rombongan Timnas Thailand juga harus terkatung-katung di bandara dalam waktu yang cukup lama. Mereka dikabarkan harus menunggu selama empat jam di bandara hingga sampai ke hotel.
Asosiasi Sepak Bola Thailand (FAT) mengabarkan akibat lamanya waktu di bandara dan perjalanan menuju hotel tersebut, pelatih Timnas Thailand, Akira Nishino membatalkan sesi latihan perdana dan hanya meminta para pemain melakukan latihan ringan di komplek hotel tempat mereka menginap.
Baca Juga: SEA Games 2019: Lupakan Filipina, Indonesia Harus Fokus Dulu ke Thailand
Sementara itu, Timnas Myanmar diangkut menggunakan bus yang tak lumrah. Mereka diantar menuju hotel tempat menginap menggunakan bus sekolah.
Berita Terkait
-
SEA Games 2019: Lupakan Filipina, Indonesia Harus Fokus Dulu ke Thailand
-
Soal Kans Medali Emas SEA Games 2019, Toroman: Filipina Favorit
-
SEA Games 2019: Timnas Catur Target 2 Medali Emas, Diharap Ada Kejutan
-
Mazda Buka Peluang Membangun Pabrik Perakitan, Namun ...
-
Tidak Cuma Lelaki dan Perempuan, Ada 18 Identitas Gender di Thailand!
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Vitinha Berani Garansi! Final Piala Dunia 2026 Messi vs Ronaldo Jadi Kenyataan
-
Hajime Moriyasu Tundukkan Kepala Jelang Kick Off Belanda vs Jepang, Ada Apa?
-
Here We Go! Bukan Arne Slot, AC Milan Pilih Pecatan Manchester United sebagai Pelatih Baru
-
Ronald Koeman Bongkar Strategi Belanda Redam Permainan Ofensif Jepang
-
Horor di Kansas: Timnas Inggris Dipaksa Mengungsi Saat Badai Tornado Datang
-
Neuer Comeback, Musiala Jadi Kunci: Nagelsmann Bocorkan Starter Jerman Lawan Curacao
-
Prediksi Susunan Pemain Belanda vs Jepang: Koeman Pilih Summerville, Depay Cadangan
-
Jadi Asisten Ancelotti Saat Brasil Lawan Maroko, Neymar Bakal Main Lawan Haiti?
-
Jerman vs Curacao: Der Panzer Minim Bintang, Harapan Bertumpu pada Generasi Baru
-
Sisi Gelap Philadelphia Kota Tuan Rumah Piala Dunia 2026: Banyak Zombie Berkeliaran