Suara.com - Manajer Chelsea, Frank Lampard menyatakan kelolosan ke babak 16 besar Liga Champions 2019/2020 bakal menjadi pencapaian hebat buat timnya, Sebab, skuat Chelsea kini dihuni banyak pemain muda.
Chelsea bisa menyegel tiket ke fase gugur dengan memetik hasil positif saat menjamu wakil Prancis Lille, dalam laga matchday pemungkas Grup H di Stamford Bridge, London, Inggris, Rabu (11/12/2019) dini hari WIB.
"Tentu itu akan menjadi pencapaian hebat buat klub, terlebih jika melihat skuat kami musim ini yang didominasi pemain muda. Ada ekpektasi kami lolos, tentu saja, tapi ini grup yang ketat," kata Lampard seperti disadur dari laman resmi Chelsea.
Lampard menyadari bahwa kekalahan pada laga matchday pembuka Grup H kontra Valencia di Stamford Bridge, pertengahan September 2019 lalu membuat Chelsea berada di posisi yang kurang menguntungkan.
Namun, perlahan tapi pasti kubu The Blues --julukan Chelsea-- menjaga asa mereka untuk lolos ke fase gugur.
Lampard pun menegaskan kemenangan atas Lille di kandang sendiri jadi harga mati buat pasukannya.
"Kini ada kesempatan untuk tim ini, terutama para pemain muda di dalamnya untuk menorehkan sebuah pencapaian bagus. Itu sesuatu yang baik," ujar Lampard.
"Ini sesuatu yang baik untuk para pemain, sebab mereka bisa disebut sebagai individu dan kelompok yang sukses. Jadi, tak ada kata lain selain menang melawan Lille," celoteh mantan gelandang andalan Chelsea itu.
Memasuki matchday terakhir, Chelsea saat ini masih tertahan di peringkat ketiga klasemen sementara Grup H dengan koleksi delapan poin.
Baca Juga: Tandang ke Austria di Matchday 6, Klopp: Bak Final buat Liverpool
Chelsea berada di bawah Ajax Amsterdam (10 poin) dan Valencia (8 poin). Meski raihan poin mereka sama dengan Valencia, Chelsea berada di peringkat ketiga karena kalah secara head-to-head.
Jika menang, Chelsea dipastikan akan lolos ke babak 16 besar tanpa peduli hasil laga lain antara Ajax kontra Valencia yang berlangsung bersamaan.
Chelsea juga masih bisa lolos ke babak 16 besar apabila hanya meraih satu poin, syaratnya di laga lain Valencia kalah melawan Ajax.
Berita Terkait
-
Marc Cucurella ke Real Madrid: Dulu Tak Mau Tinggalkan Chelsea, Sekarang Berubah
-
Jadi Andalan Chelsea, Marc Cucurella Ungkap Alasan Gabung Real Madrid
-
Carlos Franca Resmi Tinggalkan Persijap, Gabung Klub Peserta Kualifikasi Liga Champions
-
Real Madrid Dikabarkan Sepakat dengan Enzo Fernandez, Siapkan Tawaran Besar ke Chelsea
-
Chelsea Makin Keropos, Enzo Fernandez Dikabarkan Sepakat Gabung Real Madrid
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Hasil Piala Dunia 2026: Brasil Ngamuk Hajar Haiti 3-0, Matheus Cunha Cetak Dua Gol
-
Gol Kilat Ismael Saibari Bawa Maroko Tundukkan Skotlandia, Selangkah Lagi Lolos ke 32 Besar
-
Pelatih Pantai Gading Peringatkan Jerman: Kami Datang untuk Menang!
-
Herve Renard: Saya Bukan Penyihir
-
Bek Amerika Serikat Emosional Cetak Gol Piala Dunia, Kenang Jejak Sang Ayah di Seattle
-
Weston McKennie Terkesima dengan Suporter usai Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Tenor hingga 40 Tahun Siap Dijalankan
-
Australia Kalah dari Amerika Serikat, Tony Popivic: Kami Terlihat Lesu, Kaki Terasa Berat
-
Pochettino Puas AS Kalahkan Australia, Sebut Timnya Dominan di Piala Dunia 2026
-
Erick Thohir Akui Kurang Tidur Gara-gara Nonton Piala Dunia 2026, Jagokan Argentina dan Prancis