Suara.com - Jelang lawatan PSS Sleman ke Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Minggu (15/12/2019), kabar mengejutkan datang dari kubu PSM Makassar. Pertandingan di pekan ke-33 Liga 1 2019, akan menjadi laga terakhir Darije Kalezic bersama tim berjuluk Juku Eja.
Kalezic menyatakan mundur sebagai pelatih PSM Makassar.
"Besok adalah pertandingan terakhir saya di Makassar sebagai pelatih, saya memiliki pengalaman yang menghabiskan waktu di sini. Saya ucapkan terima kasih kepada semua fans untuk musim yang baik ini, dan juga ingin memberi ucapan terima kasih kepada staf dan pemain saya," kata Kalezic dalam jumpa pers yang digelar di Stadion Mattoanging Makassar Makassar, Sabtu (14/12/2019).
"Saya ingin mengembangkan tim ini untuk waktu jangka panjang. Ini adalah proses jangka panjang. Namun faktanya, saya datang ke sini tidak terlibat sama sekali dalam pemilihan pemain untuk musim 2019 ini."
Tercatat, Kalezic menukangi PSM selama 11 bulan. Pelatih asal Swiss itu menyadari jika dirinya gagal mencapai target yang dibebankan kepada dirinya, yaitu bertengger di papan atas Liga 1 2019.
"Setelah 11 bulan di PSM, saya tahu pemain mana yang bisa membantu tim ini untuk naik ke tahapan selanjutnya. Saya tahu, yang mana tidak bisa membantu baik lokal maupun asing," jelasnya.
"Tapi di akhir Oktober, saya tahu bahwa kita tidak bisa merealisasikan di PSM. Oleh karena itu saya putuskan untuk tidak bertahan," tegas Darije.
Meski demikian, selama ditukangi Kalezic PSM berhasil meraih satu trofi. Yaitu trofi turnamen pramusim Piala Indonesia musim 2018/19.
"Memenangkan trophy adalah target paling utama, dan saya juga memiliki target lain di PSM," pungkas Kalezic, , Sabtu (14/12/2019).
Baca Juga: Kalahkan PSM Makassar, Barito Putera Jauhi Zona Degradasi
Sudah melakoni 32 pertandingan, PSM Makassar saat ini menempati posisi 11 klasemen sementara Liga 1 2019 dengan koleksi 43 poin.
Di dua pertandingan tersisa, PSM akan menghadapi PSS Sleman, Minggu (15/12/2019), dan bertandang ke markas Persib Bandung di laga pamungkas pada 22 Desember mendatang.
Berita Terkait
-
Super League 2026/2027 Dimulai 4 September, Bali United vs PSS Sleman Jadi Laga Pembuka
-
Resmi Gabung PSM Makassar, Sergio Aguero Bakal Ramaikan Super League 2026/2027
-
Resmi! PSM Makassar Kembali Tunjuk Darije Kalezic Sebagai Pelatih
-
Gabung Persija Jakarta, Victor Dethan Datang dengan Modal Tak Sembarangan
-
PSS Sleman Resmi Tunjuk Pieter Huistra sebagai Pelatih untuk Super League 2026/2027
Terpopuler
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
- 17 Kode Redeem FF 25 Agustus 2026: Kesempatan Dapat Voucher dan Skin Senjata Terbaru
- Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Stres dan Diet Tinggi Protein Bisa Jadi Pemicu Bau Mulut
-
Hadapi Karhutla, Menhut: Cara Paling Efektif Memadamkan Api Ya Hujan
-
Korsleting Listrik Hanguskan 3 Kontrakan Dekat Stasiun Karet, 35 Warga Kehilangan Tempat Tinggal
-
KPK Ungkap 3 Moge Gatot Bea Cukai Dibeli Pakai Dana Operasional
-
Polda Metro Jaya Minta Massa Demo 27 Agustus Besok Tak Rusak Fasilitas Umum
-
Gara-gara Ledakan AI, Kabel Laut Yang Dibangun 5 Tahun Habis Dalam Setahun
-
Hindari Macet! Ini Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Saat Demo 27 Agustus
-
Bobotoh Bisa Nonton Persija vs Persib di GBK? ILeague Singgung Demo Jakarta
-
17 Tersangka Karhutla Sumsel Diproses, Lalu Bagaimana dengan 545 Hotspot di Konsesi?
-
Proses Hukum Febrie Adriansyah Dinilai Cederai Keadilan Prosedural