Suara.com - Manajer Leicester City, Brendan Rodgers menyebut kekalahan timnya akhir pekan lalu dari sang juara bertahan Liga Inggris, Manchester City hanyalah sebuah "sandungan" jelang laga akbar lainnya kontra Liverpool.
Bertajuk Boxing Day, Leicester bersiap menerima lawatan sang pemuncak klasemen sementara, Liverpool dalam top-of-the-table clash pada pekan ke-19 Liga Inggris 2019/2020.
Laga big match ini akan dihelat di King Power Stadium, Jumat (27/12/2019) dini hari WIB.
Leicester yang menempati posisi kedua klasemen kini terpaut 10 poin dari Liverpool, menyusul kekalahan 1-3 dari Man City di Etihad Stadium pada laga pekan ke-18. Ini adalah kekalahan pertama The Foxes --julukan Leicester-- sejak Oktober 2019 lalu.
Sementara Liverpool, yang mengincar gelar juara Premier League pertama mereka dalam 30 tahun terakhir, musim ini belum terkalahkan di Liga Inggris.
Meski demikian, Leicester diakui Rodgers tak gentar menghadapi Liverpool. Rodgers yang pernah menukangi Liverpool pada 2012-2015, mengincar raihan poin penuh dari mantan timnya tersebut.
"Kami memiliki ketahanan yang fantastis dan kami telah menunjukkan itu dalam beberapa bulan. Tetapi ketika Anda kalah dalam pertandingan (lawan Man City), maka itu selalu sulit," kata Rodgers sebagaimana dilansir Tribal Football.
"Menjadi tugas saya sebagai manajer untuk memastikan kami tetap membumi. Kami tim yang rendah hati, tapi kami juga ingin menjadi lebih baik. Kami memahami bagian dari perkembangan itu saat kalah di pertandingan. Tapi, bagi saya kekalahan lawan Man City hanyalah sebuah sandungan buat kami," celoteh pelatih berpaspor Irlandia Utara itu.
"Kami selalu percaya pada prosesnya, tetapi ketika ada hambatan di jalan, kami tidak pernah terlalu kecewa tentang hal itu," sambungnya.
Baca Juga: Solskjaer Isyaratkan Pasang Paul Pogba Sejak Menit Awal pada Boxing Day
"Melawan Liverpool yang luar biasa musim ini, tentu kami tetap membidik kemenangan karena kami akan bermain di kandang. Kami tak gentar. Kami sedang berpikir tentang membawa performa ke pertandingan yang bisa memberi kami tiga poin," sesumbar Rodgers.
"Tujuan kami sama. Kami ingin terus berkembang sebagai tim dan kami masih memiliki banyak hal yang harus dilakukan untuk mencapai level yang kami inginkan," tandas juru taktik berusia 46 tahun itu.
Berita Terkait
-
Kapan Chelsea Pecat Enzo Maresca? 3 Pelatih Siap Gantikan
-
Bursa Transfer Januari 2026 Dibuka: Peta Lengkap Rencana 20 Klub Premier League
-
Ruben Amorim Peringatkan Rival Premier League: Pemain Pulih, MU Bangkit!
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini: Arsenal Diuji Bournemouth, Big Match Manchester City vs Chelsea
-
Gabriel Magalhaes Bongkar Alasan Buat Gestur Pancing Emosi Pemain Aston Villa
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Kapan Chelsea Pecat Enzo Maresca? 3 Pelatih Siap Gantikan
-
Liga Spanyol Pekan ke-19: Sajikan Derbi Barcelona, Persaingan Papan Atas dan Bawah Memanas
-
Strategi Transfer Inter Milan Januari 2026: Bidik Serius Bek Sassuolo, Siapa Dia?
-
Jadwal Lengkap Serie A Pekan Ini: Ujian Berat Napoli di Roma, AC Milan Bidik Puncak Klasemen
-
Pengakuan Ole Romeny Soal Atmosfer Stadion GBK Seperti Kandang Feyenoord Dikali 3
-
Bursa Transfer Januari 2026 Dibuka: Peta Lengkap Rencana 20 Klub Premier League
-
Alasan PSSI Belum Umumkan John Herdman sebagai Pelatih Timnas Indonesia
-
Bos Persija Jakarta Request Wasit Jelang Duel Klasik Kontra Persib Bandung
-
Pemain Keturunan Guinea Akui Susah Payah Bersaing Tembus Skuad Timnas Indonesia U-20
-
Strategi Nova Arianto Cari Pemain Terbaik Timnas Indonesia U-20 Jelang Turnamen Besar Tahun 2026