Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri belum mau mengomentari kabar yang menyebutkan Nova Arianto masuk dalam jajaran kepelatihan Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia.
Sebagaimana diketahui, Nova saat ini masih menjabat asisten pelatih di Timnas Indonesia U-23. Ia berperan sebagai 'tangan kanan' bagi Indra Sjafri sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia U-22.
Yang menarik, sebelum rumor Nova menyeruak, Indra juga disebut bakal menjadi 'pembantu' Shin Tae-yong di timnas senior.
Indra sendiri bahkan mengklaim jika dirinya sudah berdiskusi tentang persepakbolaan nasional dengan pelatih berdarah Korea Selatan itu.
Well, terkait siapa sosok yang akhirnya akan membantu Tae-yong, Indra lebih memilih tidak banyak berkomentar. Indra meminta publik untuk sabar.
"Untuk sekarang, tunggu saja pengumuman lengkap struktur susunan kepelatihan yang akan membantu coach Shin nantinya. Lihat saja nanti kalau sudah beres," tutur Indra Sjafri.
"Yang jelas untuk masalah siapa sajanya, saya sudah melakukan diskusi dengan Shin Tae-yong dan PSSI. Tunggu saja," sambung pelatih berusia 56 tahun itu.
Sebelumnya, Nova Arianto juga mengaku telah melakukan pertemuan dengan PSSI perihal masalah ini. Kini, mantan penggawa Persib Bandung itu hanya tinggal menunggu putusan dari PSSI.
Rencananya, PSSI akan mengumumkan susunan kepelatihan Shin Tae-yong di timnas setelah 10 Januari 2020.
Baca Juga: Raul Jimenez Menuju Manchester United? Ini Tanggapan Ole dan Nuno
"Struktur kepelatihan nanti akan diumumkan setelah tanggal 10 Januari 2020," ujar Wakil Ketua Umum PSSI, Cucu Soemantri kepada suara.com, Senin (6/1/2020).
Berita Terkait
-
19 Aksi Bertahan dan Rating 8,3! Debut Elkan Baggott Bersama Millwall Bukan Kaleng-Kaleng
-
Fisik Skuad Timnas Indonesia Era John Herdman Memble, Berbeda Jauh Saat Shin Tae-yong Melatih
-
Luke Vickery Tolak Tawaran Klub Inggris, Pilih Bertahan di Australia Jelang FIFA ASEAN Cup 2026
-
Juventus Incar Emil Audero, Como Pasang Badan: Kiper Timnas Indonesia Tak Dijual!
-
Ole Romeny Absen 2 Laga Usai Pasrah Terima Sanksi Kartu Merah KNVB
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Diskon Gede di Gerai ADLV, Cukup Bayar Pakai QRIS BRImo atau Kartu BRI!
-
Jawa Barat Masuk Puncak Musim Kemarau
-
Bela Puan Maharani, Hasto Tegaskan Komitmen PDIP Garap RUU Perampasan Aset Tak Perlu Diragukan
-
Mengulas Warisan Abadi Romcom Remaja dalam Film 10 Things I Hate About You
-
6 Sunscreen Anti Aging yang Mengandung Bahan Alami sesuai Review dan Harga
-
Febrie Adriansyah Kalah! Hakim Tolak Praperadilan Status Tersangka dan Penahanan Kasus TPPU
-
Jakmania Boikot Persija, Rizky Ridho Akhirnya Angkat Bicara: Kami Butuh Kalian!
-
Awas Ketipu Angka Palsu! Ini Cara Cek Odometer Motor Bekas yang Asli Belum Direset
-
Andalkan AI Benahi Desil, Luhut: Orang Tak Bisa Sembunyikan Data Lagi
-
322 Orang Ditangkap Buntut Demo 27 Agustus, 48 Jadi Tersangka