Suara.com - Salah satu penggawa Timnas Indonesia, Hanif Sjahbandi berharap kehadiran pelatih kepala timnas yang baru, Shin Tae-yong bisa memberikan warna baru untuk persepakbolaan Tanah Air.
Namun, Hanif mengaku belum bisa bicara banyak soal kansnya memperkuat timnas di rezim Tae-yong, lantaran belum pernah bertemu dengan pelatih asal Korea Selatan tersebut secara langsung.
Sebagaimana diketahui, Shin Tae-yong telah resmi dikontrak empat tahun oleh PSSI.
Bukan hanya timnas senior, juru taktik Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu juga bertanggung jawab atas Timnas Indonesia U-22, U-19, dan U-16, meski tim-tim level usia tersebut juga memiliki pelatih kepala sendiri.
"Semoga dengan kehadiran dia (Tae-yong) bisa memberikan warna lebih, bisa membawa Indonesia berprestasi lebih baik lagi. Namun, saya belum tahu soal kans saya (di timnas) karena belum pernah bertemu langsung dengan dia," tutur Hanif.
Hanif menjelaskan, dirinya belum terpikir untuk menembus skuat timnas di rezim Tae-yong karena kompetisi liga musim 2020 belum dimulai.
Meski begitu, gelandang Arema FC berusia 22 tahun itu mengaku akan berusaha sekuat tenaga agar bisa memperkuat timnas senior.
"Sebetulnya saya belum memikirkan itu (kans menembus skuat Timnas Senior Indonesia) karena kompetisi (Liga 1 2020) belum mulai. Tapi, apapun itu saya akan bekerja keras semaksimal mungkin, main bagus di klub agar bisa menembus timnas," celotehnya.
"Saya pasti akan bekerja keras untuk mendapatkan kesempatan itu," tandas Hanif.
Baca Juga: Titah Solskjaer, Man United Kini Serius Buru Donny van de Beek dari Ajax
Terdekat, Shin Tae-yong akan memantau Timnas Indonesia U-19 yang bakal menggelar pemusatan latihan di Cikarang mulai Senin (13/1/2020). Sebanyak 59 pemain dipanggil untuk ikut serta dalam pemusatan latihan tersebut.
Pemusatan latihan sendiri akan dipimpin oleh pelatih Timnas Indonesia U-19 yang baru, yakni Gong Oh-kyun yang juga merupakan pelatih dari Korea Selatan.
Berita Terkait
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Filosofi STY Bertemu Transformasi Bank Jakarta, Persija Bidik Juara Liga 1
-
Rekan Setim Bongkar Duduk Perkara Konflik Mees Hilgers vs FC Twente, Dua-duanya Kepala Batu
-
Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2026, Wakil Rakyat Ingatkan Bahaya Naturalisasi Instan
-
Kata-kata Ole Romeny Usai Cetak Gol, Pelatih PSV Dibuat Naik Pitam
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Jamuan Rakyat di 40 Titik Jakarta Jadi Upaya Pemerintah Dekatkan Layanan kepada Masyarakat
-
Jay Idzes Gigit Jari Saat Sassuolo Lolos Coppa Italia 2026
-
Pelatih yang Pernah Berselisih dengan Messi Semaput Kena Tempeleng Istri
-
Bukan Korban KMP Putri Yasmin, Jenazah di Pelabuhan Lembar Ternyata Buruh Bongkar Muat
-
Masjid Agung An-Nur Pare, Bangunan Modern yang Kental dengan Arsitektur Jawa
-
Panduan Rute Palembang - Singapura via Jakarta: Transit Mulus Tanpa Ribet
-
Lepas WN Malayia? Facundo Garces Dicatat sebagai Pemain Argentina oleh Deportivo Alaves
-
Korban Gempa NTT Dievakuasi via Helikopter ke Labuan Bajo
-
WNA India Produksi Emas Ilegal hingga 30 Kg Sehari, Sahroni Minta Pembeking Diusut
-
WN India Garong Emas RI 30 Kg Sehari, Sahroni Desak Polri Usut Sosok Beking di Baliknya