Suara.com - Manajer Manchester City, Pep Guardiola, memberi peringatan keras untuk Barcelona agar tidak terlalu banyak bicara terkait sanksi yang didapatkan timnya.
Mantan pelatih Barcelona ini menyebut bahwa setiap orang bisa berada di kondisi tertentu. Oleh karena itu, ia mengimbau Barcelona agar tidak menari di atas penderitaan orang lain.
Pep Guardiola pun menegaskan bahwa Manchester City akan melakukan banding. Jika banding ini dikabulkan, ia berharap Manchester City bisa bertemu Barcelona di Liga Champions.
"Jika Barcelona bahagia karena kami ditangguhkan, saya akan mengatakan kepada presiden, mari kita naik banding," kata Pep Guardiola, dilansir dari Sky Sports.
"Kami yakin kami benar, kami akan naik banding. Namun, saran saya kepada Barcelona adalah jangan terlalu banyak bicara karena setiap orang terlibat dalam situasi tertentu," lanjutnya.
"Kami akan mengajukan banding. Mudah-mudahan di masa depan kami bisa bermain di Liga Champions melawan Barcelona," tuturnya menutup.
Manchester City sendiri tengah berduka karena mendapat hukuman larangan tampil di Liga Champions selama dua tahun dari UEFA. Tim berjuluk The Citizens ini dihukum karena dianggap melakukan pelanggaran Financial Fair Play (FFP).
Berita Terkait
-
Jadi Tumbal Kemenangan Man City, Guardiola Cemaskan Cedera David Silva
-
Hantam West Ham di Etihad Stadium, Manchester City Nyaman di Posisi Kedua
-
Top 5 Olahraga: Skuat Timnas Indonesia, Wilder & Fury Kompak Incar KO
-
5 Fakta Menarik Jelang Manchester City vs West Ham United
-
Top 7 Absen, Greysia / Apriyani Berpotensi Bawa Gelar dari Spain Masters
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi