Suara.com - PSSI menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Polri terkait sinkronisasi jadwal pertandingan di Liga 1 dan Liga 2 musim 2020. Rakor digelar di Hotel Century, Jakarta, Kamis (20/2/2020).
Rapat ini sendiri dihadiri petinggi PSSI, PT Liga Indonesia Baru (LIB), dan Polri. Selain sinkronisasi jadwal, berbagai hal juga dibahas dalam rapat.
"Hari ini kami laksanakan Rapat Koordinasi dengan kepolisian. Baik itu dengan para Karo Ops di wilayah Liga 1 dan Liga 2, dengan Dir Intel, dan kemudian Satgas Anti Mafia bola," kata Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan usai membuka rapat, Jumat (20/2/2020).
"Pertama, kami ingin sinkronisasikan jadwal berkaitan dengan kompetisi di wilayah yang tempat laga Liga 1 maupun Liga 2. Pesan Pak Presiden (Joko Widodo) pada kami, beliau inginkan kompetisi baik, bagus, tepat jadwal dan menarik ditonton," tambahnya.
"Kami merespons dengan Rapat Koordinasi ini, sehingga nanti bisa samakan persepsi berkaitan dengan jadwal di masing-masing tempat. Jadwal penting untuk kepastian, sehingga tak ada jadwal akan mundur atau berubah," jelas pria yang akrab disapa Iwan Bule itu.
Berikutnya, PSSI akan membahas kerjasama dengan Satgas Anti Mafia Bola. Iwan Bule ingin Satgas bisa membasmi seluruh mafia-mafia di persepakbolaan Tanah Air.
"Kedua, kami koordinasi dengan Satgas Anti Mafia Bola karena kami berkomitmen, pengurus PSSI semuanya untuk betul-betul membersihkan apa yang akan mengganggu kemajuan sepakbola Indonesia. Apakah itu mafia dan lain sebagainya."
"Kemudian juga kami sampaikan, piala dunia U-20 yang akan kita selenggarakan di tahun 2021. Itu substansinya, mudah-mudahan semua berjalan lancar dan bisa samakan persepsi," pungkas Iriawan.
Baca Juga: Jadwal Lengkap 32 Besar Liga Europa, Man United dan Inter Main Nanti Malam
Berita Terkait
-
Analis Boni Hargens: Sinergi Polri dan Lembaga Negara Sukses Jaga Kondusivitas Ramadan
-
Jadi Tersangka Usai Unggah Rekaman CCTV, Nabilah OBrien Menangis: Di Mana Hati Nurani Kalian?
-
Tinggal Lapor ke Prabowo, Komisi Reformasi Polri: Ada 8 Perpol dan 24 Perkap Harus Direvisi
-
Jimly Mau Bisik-bisik ke Prabowo, Minta Waktu Lapor Hasil Komisi Percepatan Reformasi Polri
-
Polri Limpahkan Rp58,1 Miliar Uang Rampasan Kasus Judi Online ke Negara
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu dan Rp10 Ribu di Tangerang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 6 Sepatu Lari Lokal Berkualitas Selevel HOKA Ori, Cocok untuk Trail Run
Pilihan
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
-
WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat
-
Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah
Terkini
-
2016 Ngaku Anak Diego Maradona, Pria Ini Ditangkap Kasus Narkoba, Ayahnya Ternyata Pemimpin Kartel
-
Beda Maradona dengan Lionel Messi! La Pulga Torehkan Noda Hitam Usai Bertemu Trump
-
Daftar Aneh Kiper Terbaik Dunia Versi Edwin van der Sar: Andre Onana Masuk, Ada Nama Maarten Paes?
-
Joan Laporta Kalah di Pilpres Barcelona? Hansi Flick Diprediksi Cabut dari Nou Camp
-
Ekspresi Tak Biasa Lionel Messi Saat Donald Trump Ancam Pemerintah Kuba
-
Real Madrid Bidik Massimiliano Allegri, AC Milan Gerak Cepat Tawari Kontrak Fantastis
-
Kontrak Habis di Akhir Musim Ini, Luciano Spalletti Pede Akan Terus Latih Juventus
-
Tottenham Diambang Degradasi, Igor Tudor Diganti Robbie Keane? Glenn Hoddle Siap Turun Gunung
-
Gladbach Digilas Bayern Munich, Eugen Polanski Tetap Bangga dengan Kevin Diks Cs
-
Menang Dramatis atas Arema FC, Pelatih Bali United Bongkar Resep Jitunya