Suara.com - Super big match antara Chelsea vs Bayern Munich siap tersaji di babak 16 besar Liga Champions 2019/2020.
Chelsea akan menjamu Bayern pada laga leg pertama perdelapanfinal di Stamford Bridge, London, Rabu (26/2/2020) dini hari WIB.
Chelsea menatap partai ini dengan moral tim yang tengah naik. Akhir pekan lalu, The Blues baru saja menggasak Tottenham Hotspur 2-1 di kandang dalam Derby London lanjutan Liga Inggris musim ini.
Meski demikian, jika ditelisik lebih detil, form terkini Chelsea jelas jauh dari kata memuaskan. Dalam enam laga pamungkas di semua ajang, The Blues cuma mampu merengkuh dua kemenangan dengan torehan dua kekalahan.
Jelang laga kontra Bayern, manajer Chelsea, Frank Lampard pun mengaku bisa maklum jika timnya dilabeli underdog alias tidak diunggulkan untuk menang.
Namun, Lampard menilai Chelsea justru bisa mengambil manfaat dari status underdog ini.
"Saya paham jika orang menyebut kami underdog karena mereka (Bayern) sangat kuat. Saya bisa memaklumi itu, tak ada masalah. Yang pasti, kami tak takut menghadapi mereka. Kami tak akan merasa inferior," tutur Lampard seperti dimuat ESPN.
"Menjadi underdog saya kira justru bagus. Ini jadi kesempatan bagi kami untuk menciptakan kejutan, untuk membalikkan keadaan," sambung pelatih berusia 41 tahun itu.
"Saya kira pembahasan underdog datang dari luar, dari orang yang melihat kami tidak akan menang. Tapi tak ada masalah. Ketika Anda melihat tim mereka, mereka memang punya talenta, banyak gelar, mereka adalah tim besar. Dan mungkin memang kami tak seberpengalaman mereka," papar Lampard seakan coba merendah soal kans Chelsea pada laga nanti.
Baca Juga: Pelatih Bayern Munich: Nyali Chelsea Pasti Ciut Hadapi Lewandowksi
Well, sangat wajar memang jika Bayern lebih diunggulkan dalam tie ini untuk melenggang ke babak delapan besar.
Bayern sejatinya menghadapi awal yang sulit musim ini sampai harus mengganti manajer Niko Kovac dengan Hansi Flick pada November 2019 lalu.
Akan tetapi, sejak itu The Bavarians --julukan Bayern-- berhasil bangkit dan kini memimpin klasemen sementara Bundesliga Jerman.
Bayern juga tercatat memenangi semua laga mereka di fase grup Liga Champions musim ini, termasuk menang besar 7-2 atas Tottenham Hotspur di London pada Oktober tahun lalu.
Bayern adalah juara Grup B dan merupakan tim tertajam di fase grup Liga Champions 2019/2020 dengan torehan 24 golnya.
Trivia lainya, Bayern juga tak terkalahkan dalam 10 partai terakhir mereka di semua ajang. FC Hollywood --julukan Bayern lainnya-- pun memiliki kartu truf dalam diri sang penyerang maut, Robert Lewandowski.
Berita Terkait
-
Khianati Chelsea Demi Man City, Tabiat Buruk Enzo Maresca Dibongkar The Blues
-
Marc Cucurella ke Real Madrid: Dulu Tak Mau Tinggalkan Chelsea, Sekarang Berubah
-
Jadi Andalan Chelsea, Marc Cucurella Ungkap Alasan Gabung Real Madrid
-
Carlos Franca Resmi Tinggalkan Persijap, Gabung Klub Peserta Kualifikasi Liga Champions
-
Real Madrid Dikabarkan Sepakat dengan Enzo Fernandez, Siapkan Tawaran Besar ke Chelsea
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Tanpa Edouard Mendy, Senegal Tetap Pede Bisa Pulangkan Belgia dari Piala Dunia 2026
-
Kylian Mbappe: Messi Boleh Cetak Gol Lebih Banyak, tapi Prancis yang Juara Piala Dunia 2026
-
Putra Patrick Kluivert Jadi Korban Rasis usai Belanda Dihajar Maroko, KNVB Siap Bawa ke Ranah Hukum
-
Belanda Kena Getahnya, Teknik Stutter Penalti Mulai Kehilangan Efektivitas di Piala Dunia 2026?
-
Piala Dunia 2026 Patahkan Logika Statistik: Sepak Bola Tak Bisa Diukur dengan Algoritma
-
Hujan Lebat dan Badai Petir, Laga Timnas Meksiko vs Ekuador Ditunda
-
Haaland Kembali Jadi Pahlawan meski Norwegia Minim Peluang, Pelatih: Dia Finisher Terbaik di Dunia
-
Swedia Digilas Tiga Gol, Gary Neville Sebut Timnas Perancis Berada di Level yang Berbeda
-
Kylian Mbappe Soal Prancis Jumpa Paraguay di 16 Besar: Itu Nanti, Fokus Saya Mencari AC Sekarang!
-
Statistik Mengagumkan Bikin AS Monaco Yakin Permanenkan Ansu Fati dari Barcelona