Reky Kalumata | Adie Prasetyo Nugraha
Jum'at, 28 Februari 2020 | 12:23 WIB
Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster (kiri) dan Direktur Teknik Bhayangkara FC, Yeyen Tumena saat memimpin sesi latihan tim di Stadion PTIK, Jakarta, Selasa (4/2/2020). [Dok. Bhayangkara FC]

Suara.com - Manajemen Bhayangkara FC menginginkan timnya bisa menjadi juara pada musim Liga 1 2020 ini. Sebagai modal, manajemen telah mendatangkan sejumlah pemain yang memiliki kualitas untuk menambah kekuatan tim.

Tidak tanggung-tanggung, pemain-pemain yang datang rata-rata sudah memiliki segudang pengalaman. Seperti Andik Vermansah, Saddil Ramdani, Achmad Jufriyanto, dan Ruben Sanadi.

The Guardian --julukan Bhayangkara FC-- juga merombak susunan pemain asing. Musim ini mereka mendatangkan Lee Won Jae, Guy Herve, Ezechiel N'Douassel, dan Renan Silva.

Pelatih Bhayangkara FC Paul Munster sedang memimpin latihan timnya di Stadion PTIK, Jakarta, Kamis (30/1/2020). (dok. Bhayangkara FC).

Namun, Pelatih Bhayangkara FC Paul Munster tak melihat peluang timnya bisa juara dengan adanya pemain-pemain tersebut. Apalagi, persaingan musim ini terbilang cukup berat.

Namun, dengan kerja keras Munster yakin target tersebut bisa tercapai. Akan tetapi, juru racik asal Irlandia Utara itu ingin menyelesaikan satu demi satu pertandingan lebih dahulu.

"Ya kita harus kerja keras, untuk bisa mendapatkan target itu. Semua tim saya rasa juga punya target yang sama," kata Munster.

"Kita harus tampil lebih baik dari musim kemarin dan kerja keras. kalau itu sudah dilakukan tidak ada yang tidak mungkin," tambah mantan pelatih timnas Vanuatu itu.

Bhayangkara FC bisa dibilang menjadi kandidat juara musim ini. Selain materi pemain yang mumpuni, di Liga 1 2017 lalu, tim milik Polri itu menjadi kampiun.

Read more...