Bola / Bola Indonesia
Selasa, 06 Januari 2026 | 18:48 WIB
Spaso maafkan tindakan emosi Rafael Struick. (Kolase IG Spaso dan Kita Garuda)
Baca 10 detik
  • Insiden kartu merah terjadi antara Spasojevic dan Struick pada laga Bhayangkara FC melawan Dewa United, Senin (5/1/2026).
  • Rafael Struick menendang bola mengenai Spasojevic, yang berujung kartu merah langsung untuk Struick oleh wasit.
  • Kedua pemain menunjukkan sportivitas tinggi melalui permintaan maaf dan dukungan penuh pasca pertandingan usai.

Suara.com - Drama panas yang berujung kartu merah dan kericuhan kecil di lapangan antara Ilija Spasojevic dan Rafael Struick ternyata berakhir dengan sebuah momen sportivitas yang patut diacungi jempol.

Di luar lapangan, kedua pemain menunjukkan kedewasaan luar biasa, dengan sang senior bahkan memberikan pujian setinggi langit untuk juniornya.

Insiden ini terjadi dalam laga sengit Super League antara Bhayangkara FC melawan Dewa United, Senin (5/1/2026).

Drama bermula di menit-menit akhir saat Spasojevic terjatuh usai dilanggar. Setelah wasit meniup peluit, Rafael Struick yang berada di dekatnya secara emosional menendang bola yang mengenai lutut Spasojevic.

Sontak, Spasojevic yang tak terima langsung bangkit dan menghampiri Struick hingga membuatnya terjatuh.

Situasi memanas dengan cepat, memaksa para pemain dan ofisial dari bangku cadangan masuk ke lapangan untuk melerai.

Puncak dari insiden ini adalah kartu merah langsung yang dikeluarkan wasit untuk Rafael Struick.

Tak butuh waktu lama setelah pertandingan usai, Rafael Struick menunjukkan kelasnya.

Ia secara pribadi mengirimkan pesan langsung kepada Spasojevic melalui Instagram, mengakui kesalahannya dan menegaskan bahwa aksinya murni karena emosi di tengah panasnya pertandingan.

Baca Juga: Jordi Amat Cetak Gol Indah Saat Persija Jakarta vs Bhayangkara FC, Singgung Kondisi Istri

"Saudaraku, hari ini bukan masalah pribadi. Aku bertindak karena emosi dan itu tidak baik. Maaf dan semoga sukses di musim ini," tulis Struick.

Permintaan maaf tulus dari Struick ternyata mendapat respons yang tak kalah berkelas dari Ilija Spasojevic.

Penyerang Bhayangkara FC itu tidak hanya menerima permintaan maaf tersebut, tetapi juga membagikannya kepada publik sebagai contoh sportivitas.

"Apa pun yang dibutuhkan tim. Peran berbeda, komitmen sama. Terima kasih atas permintaan maafnya Rafael Struick. Panasnya pertandingan. Selalu penuh hormat," tulis Spasojevic di Instagram.

Lebih dari itu, dalam balasan pesannya kepada Struick, Spaso justru memberikan suntikan semangat dan sebuah penegasan akan potensi besar yang dimiliki sang junior.

"Tidak apa-apa adikku, kesalahan adalah bagian dari permainan. Kita belajar darinya dan terus maju (salaman). Semoga sukses dan lakukan yang terbaik, kamu adalah masa depan sepak bola Indonesia," kata Spaso.

Load More