Suara.com - Nama penyerang Paris Saint-Germain (PSG), Kylian Mbappe telah dimasukkan dalam daftar preliminary squad alias skuat awal alias skuat bayangan Timnas Prancis yang akan turun di cabang olahraga (cabor) sepakbola Olimpiade 2020 Tokyo.
Penyerang berusia 21 tahun itu termasuk di antara 80 pemain yang ditunjuk untuk berkompetisi di Jepang, dengan daftar skuat bayangan Timnas Prancis tersebut kemudian akan dikurangi menjadi 50 pemain.
Skuat akhir sendiri hanya akan berisikan 18 pemain U-23 dan empat pemain dengan status 'pemain senior'. Cabor sepakbola Olimpiade 2020 sendiri akan dihelat pada 22 Juli hingga 8 Agustus.
Presiden Federasi Sepakbola Prancis (FFF), Noel Le Graet mengatakan Mbappe termasuk dalam daftar seleksi karena kemampuannya tidak diragukan lagi.
Selain itu, penyerang berusia 21 tahun itu juga masih bisa masuk kategori pemain U-23.
"Ia sudah cukup dewasa untuk ikut. Seperti semua anak muda seusianya yang memiliki bakat, karena itu ia masuk dalam daftar," seloroh Le Graet seperti dimuat GOAL International.
Timnas Prancis U-23 sendiri sudah absen di cabang olahraga sepakbola Olimpiade sejak Olimpiade 1996 Atlanta lalu.
Namun, tim muda Les Bleus pernah sekali menyabet medali emas Olimpiade dengan kemenangan 2-0 atas Brasil di final cabor sepakbola Olimpiade 1984 Los Angeles.
Sebagai informasi, Brasil merupakan peraih medali emas cabor sepakbola Olimpiade terakhir dalam ajang yang digelar di Rio de Janeiro pada 2016 lalu.
Baca Juga: Real Sociedad, Real Madrid atau MU, Pilih Mana Martin Odegaard?
Sementara itu, Hungaria dan Britania Raya adalah pemenang medali emas terbanyak untuk cabor sepakbola Olimpiade (3).
Di cabor sepakbola Olimpiade 2020 Tokyo, 16 tim akan bersaing memperebutkan emas dengan pengundian babak fase grup akan diadakan pada 20 April mendatang.
Berita Terkait
-
Bawa Norwegia ke 32 Besar, HaalandSamai Catatan Messi dan Mbappe di Piala Dunia 2026
-
Sempat Kesulitan, Didier Deschamps Bongkar Kunci Kemenangan Atas Irak
-
Hasil Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Menggila, Timnas Perancis Pulangkan Irak
-
Rekor Gila Kylian Mbapp Warnai Pesta Gol Prancis Saat Bantai Irak 3-0 di Piala Dunia 2026
-
Lionel Messi Jadi Raja Gol Piala Dunia, Tapi Rekornya Terancam Disalip Mbappe
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey