Suara.com - Bintang Juventus, Paulo Dybala, adalah salah satu dari tiga pemain tim berjuluk Si Nyonya Tua yang terjangkit virus corona-COVID-19. Sebelum Dybala dinyatakan positif, dua pemain Juve, Daniele Rugani dan Blaise Matuidi lebih dulu dinyatakan positif COVID-19.
Dybala dinyatakan positif beberapa waktu lalu. Begitu pula dengan pacar pemain 26 tahun asal Argentina itu, Oriana Sabatini.
Keduanya saat ini menjalani isolasi mandiri di kediaman mereka di Turin, Italia.
Dilansir Football Italia, Kamis (26/3/2020), kondisi kebugaran Dybala dan Sabatini sempat menurun. Namun kini keduanya sudah merasa lebih baik.
Untuk mengetahui perkembangan kondisi, Dybala berniat untuk kembali melakukan tes swab. Namun, di kondisi Italia saat ini, hal itu tidak mudah.
Meski Dybala adalah seorang bintang yang memiliki banyak uang, ia dan Sabatini harus tetap antre seperti warga Italia lainnya.
"Kondisi kami saat ini sudah lebih baik. Dua atau tiga hari lalu kebugaran kami sempat menurun," kata Sabatini.
"Dybala dan saya sudah menjalani isolasi selama sembilan hari. Tapi dokter baru mengizinkan kami ikut tes swab akhir bulan nanti, 31 Maret," sambungnya.
"Saat ini kami hanya diminta untuk terus minum vitamin."
Baca Juga: Positif Corona, Paulo Dybala Ternyata Selamatkan Romelu Lukaku
Berbagi pengalamannya sebagai salah satu penderita corona, Sabatini mengaku jika ia merasa tersiksa. Meski tidak mengalami demam, ia merasakan sakit di seluruh badan dan sesak napas.
Tak lama setelah Sabatini sakit, Dybala pun menyusul. Keduanya pun dinyatakan positif COVID-19 usai menjalani pemeriksaan di sebuah rumah sakit.
"Gejalanya seperti ketika kita akan terserang flu. Seluruh badan terasa sakit dan selalu merasa lelah," cerita Sabatini.
"Saya tidak mengalami demam. Tapi saya merasa sesak, paru-paru saya mengeluarkan suara aneh. Kemudian Paulo (Dybala) sakit, dengan gejala yang sama."
Dybala sendiri tampil apik musim ini. Pemain berusia 26 tahu itu sudah melesakkan 13 gol dan 12 assist dari 34 penampilan, dengan terakhir membobol gawang Inter Milan, sebelum Liga Italia resmi ditunda.
Tag
Berita Terkait
-
Andrew Robertson Incaran Juventus, Strategi Berani Si Nyonya Tua Remajakan Skuad Berpengalaman
-
Gagal ke Liga Champions, Juventus Terpaksa Jual Pemain Bintang, Kenan Yildiz?
-
Luciano Spalletti Ingin Mohamed Salah ke Juventus, Duit Arab Jadi Ancaman Besar
-
Gagal Lolos Liga Champions, AC Milan Resmi Pecat Massimiliano Allegri
-
Kartu Langka Cristiano Ronaldo Terjual Rp23,9 Miliar, Jadi Termahal Kedua dalam Sejarah
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali
-
Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG
-
Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens
-
Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber
-
Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji