Suara.com - Para pemain Barcelona ternyata menolak potong gaji. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, manajemen klub memberikan proposal kepada para pemainnya ihwal pemotongan gaji menyusul pandemi COVID-19 di Spanyol.
Dilansir ESPN, para kapten tim, termasuk Lionel Messi, bertemu dengan direksi FC Barcelona. Agenda pertemuan tersebut tak lain adalah negosiasi ihwal pemotongan gaji.
Proposal pemotongan gaji yang ditawarkan manajemen adalah pemotongan gaji para pemain senior tim. Termasuk tim sepak bola wanita dan tim basket Barcelona.
Namun, pada kenyataannya terjadi perbedaan. Klub ternyata lebih fokus untuk memangkas gaji para pemain senior di tim sepak bola putra.
Menurut Marca, gaji para pemain senior tim sepak bola putra Barcelona yang harus dikeluarkan manajemen setiap bulan, jika digabung, mencapai angka 500 juta euro.
Para pemain senior pun dikabarkan tidak senang dengan pertimbangan manajemen dan menolak.
Tapi, jika tidak ada titik temu, klub berhak untuk memaksakan kehendaknya dan memotong gaji karyawan. Termasuk para pemain.
Pandemi COVID-19 atau virus corona telah mengakibatkan terhentinya gelaran olahraga di dunia, termasuk sepak bola. Alhasil, klub, termasuk Barcelona, kehilangan pemasukan.
Di Spanyol sendiri penyebaran virus corona semakin memprihatinkan. Hari Rabu (25/3/2020), tercatat 47.610 kasus virus corona dengan total kematian mencapai 3.434 orang. Angka yang melewati jumlah korban meninggal dunia akibat corona di China, negara pertama yang diserang virus corona.
Baca Juga: Barcelona Siapkan Kontrak Baru untuk Clement Lenglet, Umtiti Jadi Tumbal
Jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah. Mengingat dalam satu hari jumlah mereka yang terjangkit corona di Spanyol bertambah hingga 7000 orang dan jumlah korban meninggal per hari mencapai 700 pasien.
Tag
Berita Terkait
-
Geger Kabar Minati Julian Alvarez, Barcelona Malah 'Dibully' Atletico Madrid
-
Muak dengan Cara Kotor Barcelona, Atletico Madrid Tawar Lamine Yamal dengan Sebungkus Kuaci
-
Piala Dunia 2026: Saatnya Spanyol Mengakhiri Trauma yang Menghantui Sejak 1986
-
Anthony Gordon Jadi Pemain Inggris ke-13 di Barcelona: Siapa yang Paling Sukses?
-
Ditebus Rp1,49 T, Anthony Gordon: Sejak Balita Saya Ingin Main untuk Barcelona
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali
-
Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG
-
Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens
-
Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber
-
Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji
-
Link Live Streaming PSG vs Arsenal: Siapa Bakal Angkat 'Si Kuping Besar'?
-
Head to Head Luis Enrique vs Klub Inggris: Arsenal Jadi Korban Terbaru?
-
Wasit Final Liga Champions Daniel Siebert: Klub Inggris Lebih Sering Menang, PSG Waspada