Suara.com - Bos Fiorentina dan Torino berkata dalam wawancara terpisah, Senin (30/3/2020) waktu setempat, bahwa mereka meyakini kompetisi Serie A musim ini tak akan bisa dilanjutkan lagi karena pandemi virus corona.
Italia yang menjadi negara dengan korban meninggal dunia akibat virus corona paling tinggi di dunia. Hingga hari Senin, 30 Maret, tercatat sudah 11.591 orang meninggal dunia akibat virus corona.
Warga Italia berada di bawah lockdown selama tiga pekan dan Serie A, seperti kompetisi-kompetisi sepak bola di seluruh dunia, terbengkalai begitu saja tanpa ada yang tahu kapan kembali digulirkan.
"Kita pikirkan masalah kesehatan saja sekarang, kita bahas sepak bola nanti," kata pemilik Fiorentina Rocco Commisso kepada stasiun televisi RAI dalam wawancara radio seperti dikutip Antara dari Reuters.
"Kita lihat saja nanti apakah kita bisa kembali berlatih. Namun ada kemungkinan besar kejuaraan tidak akan berakhir."
Rekannya dari Torino, Urbano Cairo, mengatakan sekalipun tim-tim bisa berlatih kembali Mei nanti, sudah tidak ada waktu lagi untuk menuntaskan musim ini.
"Itu artinya mulai berlatih akhir Mei dan kemudian mulai bertanding akhir Juni, bermain pada Juli dan Agustus," kata dia dalam wawancara dengan saluran radio lainnya, RAI.
"Lalu beri waktu ke semua pihak untuk istirahat sebulan, sebulan berlatih dan Anda tidak akan mengawali kejuaraan mendatang sebelum November. Kompetisi ini tak bisa dilanjutkan."
Dia menolak ada yang dianugerahi gelar juara liga. "Seharusnya tidak diberikan karena kejuaraan tidak tuntas dan ada tiga tim calon juara," kata dia.
Baca Juga: Juventus Potong Gaji Pemain, Cassano: Mereka Tahu Musim Sudah Berakhir
Juventus memuncaki klasemen dengan 63 poin, satu poin di atas Lazio dan sembilan poin di atas Inter Milan yang menyimpan satu pertandingan lebih banyak.
Berita Terkait
-
Prediksi Starting XI Italia vs Irlandia Utara: Gennaro Gattuso Pusing Banyak Pemain Cedera
-
Media Italia Terpukau Aksi Veda Ega Pratama di Moto3 Brasil, Cepat dan Tanpa Takut
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Hasil Liga Italia: Jay Idzes Tampil Penuh, Sassuolo Imbangi Juventus
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa
-
Klasemen Liga Prancis: PSG Belum Nyaman di Puncak, Calvin Verdonk Cs Menguntit
-
Perkuat Jejaring Global, Persib Boyong Eks PSG ke Kedutaan Besar Prancis
-
John Herdman Sudah Ngobrol dengan Pemain Serba Bisa Kelahiran Finlandia Jelang FIFA Series 2026
-
1700 Hari Nganggur, Zinedine Zidane Sepakat Latih Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Reaksi Ipswich Town Lihat Elkan Baggott Mau Kembali Perkuat Timnas Indonesia
-
Prediksi Starting XI Italia vs Irlandia Utara: Gennaro Gattuso Pusing Banyak Pemain Cedera
-
Bos Go Ahead Bongkar Niat Jahat NAC Breda Permasalahkan Status WNI Dean James
-
Reuni Rasa Liga Inggris di GBK, Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis Jadi Panggung Panas
-
Calvin Verdonk Diserang Fans Marseille, Suporter Lille Minta Bantuan Warganet Indonesia