Suara.com - Mantan pemain tim nasional Italia Antonio Cassano mengklaim jika Juventus memiliki alasan yang sangat kuat untuk memangkas gaji para pemainnya. Yaitu karena jawara bertahan Serie A itu sudah menyadari jika musim 2019/20 sudah berakhir.
Seperti diberitakan sebelumnya, para pemain Juventus sudah mencapai kesepakatan dengan klub ihwal pemotongan gaji. Langkah yang diambil manajemen Juventus tersebut kabarnya membuat klub pemilik Allianz Stadium itu menghemat 90 juta euro di tengah guncangan ekonomi global akibat penyebaran virus corona.
"Juventus memangkas gaji para pemain karena mereka tahu musim tidak akan lagi digulirkan," kata Cassano dikutip Corriere dello Sport.
"Artinya, mereka sudah menyadari. Jika tidak, Juventus tidak akan melakukan itu."
"Bisa saja itu dilakukan bulan per bulan. Mungkin juga akhir Juni mendatang. Di Serie A (saat ini) melakukan penghematan adalah langkah yang paling tepat."
"Sedangkan di Serie B dan Serie C, para kontestan harus menemukan solusi untuk tidak memangkas gaji pemain. Karena kita tahu para pemain di divisi itu hanya berpenghasilan empat sampai lima ribu euro. Para pemain di divisi tersebut juga harus membayar cicilan rumah dan juga kendaraan."
Meski mengakui musim sulit untuk kembali digulirkan, Cassano setuju dengan pendapat Presiden FIGC Gabriele Gravina yang tidak ingin menyudahi musim 2019/20. Menurut Gravina masih ada satu solusi untuk mencari pemenang liga yaitu dengan dengan memainkan sistem playoff.
"Saya setuju dengan Gravina, tapi itu semua bisa berjalan jika pada 3 Mei semua tim kembali berlatih. Persiapan paling tidak membutuhkan waktu satu bulan, setelah itu semuanya baru bisa dilanjutkan dengan target(berakhir di) bulan Agustus," jelas Cassano.
"Saya pribadi lebih memilih playoff untuk mendapatkan juara."
Berita Terkait
-
AC Milan 22 Laga Tak Terkalahkan, Massimiliano Allegri Mengaku Belum Puas
-
Rekap Lengkap Transfer Serie AJanuari2026: Juventus dan Fiorentina Paling Aktif
-
Kata-kata Pertama Emil Audero Usai Jadi Korban Lemparan Flare di Laga Cremonese vs Inter Milan
-
Lupakan Jay Idzes, Juventus Resmi Umumkan Kedatangan Bek Swedia Emil Holm
-
Jay Idzes Siap-siap Pamit? Pinjaman Juventus ke Sassuolo Masih Muda dan Lincah
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
Terkini
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, Kevin Diks Pulih dan Siap Kembali Merumput di Bundesliga
-
Infantino Buka Pintu untuk Rusia, Sanski FIFA Segera Dicabut
-
Gabung Klub Super League, 2 Pemain Ini Ternyata Belum Ada Setahun Dinaturalisasi
-
AC Milan 22 Laga Tak Terkalahkan, Massimiliano Allegri Mengaku Belum Puas
-
Pemain Naturalisasi ke Super League: Kemajuan atau Kemunduran? Netizen Terbelah
-
Bidik Final Piala Asia Futsal 2026, Hector Souto Pasang Target Tertinggi untuk Timnas Indonesia
-
Pemain Baru Persib Berpeluang Tampil Lawan Malut United
-
Profil Jonathan Sirois: Kiper Rp5 Miliar Pengganti Maarten Paes di FC Dallas
-
FIFA Jatuhi Sumardji Hukuman Larangan Dampingi Timnas Indonesia Sebanyak 20 Laga, Kenapa?