Suara.com - Presiden FIFA, Gianni Infantino menyatakan pengalaman menyaksikan pertandingan sepakbola akan berbeda dibandingkan sebelumnya, ketika kompetisi musim 2019/2020 bisa digelar kembali nanti jika pandemi Virus Corona berakhir.
"Sepakbola akan kembali, saya sangat yakin dengan itu. Dan saat itu terjadi, kita akan merayakannya seperti bangun dari mimpi buruk bersama-sama," celoteh Infantino kepada kantor berita ANSA, Jumat (3/4/2020).
Menurut Infantino, ketika pandemi berakhir, bukan hanya sepakbola yang akan berubah, tetapi para penikmatnya akan turut menjadi manusia yang lebih baik.
"Sepakbola setelah pandemi Corona akan lebih inklusif, sosial dan saling mendukung, serta terhubung di antara setiap negara. Dan pada saat bersamaan, sesuatu yang global, tak lagi arogan, serta lebih hangat menyambut," tutur Infantino.
"Kita semua akan menjadi lebih baik, lebih manusiawi dan memperhatikan nilai-nilai kebaikan," sambung pria setengah abad berkepala plontos itu.
Sebelumnya, Infantino juga mengatakan pandemi Virus Corona saat ini telah membuka mata bahwa sepakbola perlu melakukan reformasi, baik itu terkait penjadwalan yang kini semakin padat dan konsentrasi finansial yang berkutat di tangan segelintir klub elite saja.
Infantino mengindikasikan adanya pengurangan kompetisi alias membuat lebih menarik kompetisi yang ada.
"Mungkin lebih sedikit skuat, tapi lebih seimbang. Lebih sedikit turnamen, tetapi lebih kompetitif dan pertandingan lebih memperhatikan kesehatan serta keselamatan para pemain," kata Infantino.
Sepakbola di hampir seluruh penjuru dunia saat ini memang tengah dipaksa 'libur' karena pandemi Virus Corona, laiknya banyak ajang olahraga lainnya.
Baca Juga: 5 Berita Menarik Bola: Barcelona Ingin Barter Griezmann dengan Neymar
Berita Terkait
-
5 Berita Menarik Bola: Barcelona Ingin Barter Griezmann dengan Neymar
-
Soal Cekcok Benzema dengan Giroud, Begini Tanggapan Griezmann
-
Hasrat Barcelona Barter Griezmann dengan Neymar
-
FIFA Siap Rogoh Dana Simpanan Bantu Finansial Klub Terdampak Virus Corona
-
Tak Terima Dipecat Sepihak, Alex Song Perkarakan FC Sion ke FIFA
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Igor Tolic Angkat Bicara Usai Ditunjuk Jadi Pelatih Persib Bandung
-
Tabrakan Lamborghini ke Pembatas Tol, Raheem Sterling Ditahan Polisi Diduga Pakai Narkoba
-
Muak dengan Cara Kotor Barcelona, Atletico Madrid Tawar Lamine Yamal dengan Sebungkus Kuaci
-
Main di Liga Champions Musim Depan, Como 1907 Harus Numpang di Markas Jay Idzes Cs
-
Ini Alasan Kick Off Arsenal vs PSG Digelar Lebih Awal, Ada Hubungannya dengan Indonesia
-
Jelang Bentrok Arsenal vs PSG, Pelatih Timnas Prancis Ketar-ketir, Ada Apa?
-
Pantang Terpeleset! Ini Kunci Arsenal Agar Bisa Kalahkan PSG
-
Dari 5 Ribu ke 2,3 Juta Followers dalam 48 Jam! Bek Selandia Baru Tim Payne Mendadak Viral
-
Final Liga Champions: Ini 5 Pemain Kunci Arsenal Kalahkan PSG
-
Piala Dunia 2026: Saatnya Spanyol Mengakhiri Trauma yang Menghantui Sejak 1986