Suara.com - Batas usia untuk turnamen sepak bola putra Olimpiade Tokyo bakal dinaikkan sehingga para pemain yang memenuhi syarat usia pada 2020 tidak akan ketinggalan setelah Olimpiade ditunda sampai tahun berikutnya.
Olimpiade Tokyo 2020 resmi diundur setahun karena pandemi virus corona. Awalnya direncanakan akan dihelat 24 Juli - 9 Agustus 2020, kini diundur menjadi 23 Juli - 8 Agustus 2021.
Dilansir Antara dari Reuters, Sabtu (4/4/2020), regulasi menyebutkan bahwa cabang sepak bola putra di Olimpiade hanya diikuti oleh timnas U-23, ditambah tiga pemain senior. Sedangkan tidak ada batasan umur untuk turnamen putri.
Dengan jadwal Olimpiade yang diundur, maka usia pemain otomatis bertambah. Pemain yang seharusnya bisa tampil tahun ini bakal berusia 24 di tahun mendatang.
Namun, kelompok kerja yang dibentuk oleh FIFA memberikan kelonggaran pada Jumat (3/4/2020) dan membiarkan pemain kelahiran pada atau setelah 1 Januari 1997 untuk berpartisipasi dalam turnamen itu.
Langkah ini sebelumnya telah diusulkan oleh Korea Selatan dan Australia. Federasi Sepak Bola Australia (FFA) menyambut baik keputusan tersebut.
"FFA telah vokal menyampaikan pandangannya bahwa turnamen sepak bola Olimpiade pria... harus diubah format menjadi U-24 setelah dikonfirmasi bahwa Tokyo 2020 akan diundur pada 2021," kata FFA dalam sebuah pernyataan.
"Pengesahan oleh kelompok kerja Konfederasi FIFA menyoroti pemahaman mereka tentang keinginan asosiasi anggota yang berpartisipasi untuk menjaga impian Olimpiade bagi para pemain yang lahir pada atau setelah 01.01.1997 tetap hidup."
Baca Juga: Berstatus Tersangka, Saddil Ramdani Tak Dijebloskan Dalam Bui
Berita Terkait
-
Akal Bulus Infantino Pertahankan Jabatan Dibongkar PSSI-nya Yordania: Dia Tukang Peras!
-
Gelombang Pemakzulan Makin Kencang, PSSI: Kami Bersama Gianni Infantino!
-
Info Orang Dalam: Gianni Infantino Mau Dilengserkan, Trump Siap Pasang Badan
-
Andai Dapat Restu dari Presiden Prabowo dan FIFA, Erick Thohir Gas Maju Lagi Jadi Ketum PSSI
-
Dukungan Indonesia Cs Gak Ngaruh! Gianni Infantino Diminta Mundur atau Dilengserkan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan