Suara.com - COO Bhayangkara FC, Sumardji sudah mengonfirmasi bahwa pihaknya bakal mengikuti imbauan dari PSSI terkait pemotongan gaji pemain hingga 75 persen selama pandemi Virus Corona.
Sumardji belum melakukan pembicaraan terkait hal ini kepada para pemain The Guardian --julukan Bhayangkara FC. Rencananya, dalam waktu dekat hal ini memang bakal segera dilakukan.
Akan tetapi, pria yang kini menjabat sebagai Kapolres Sidoarjo itu menegaskan bahwa tidak akan ada pertemuan langsung dengan para pemain.
Masalah pemotongan gaji Saddil Ramdani dan kolega ini hanya akan disampaikan manajemen Bhayangkara FC via grup WhatsApp.
Ini tentunya sesuai dengan maklumat pemerintah yang terus menganjurkan physical distancing di tengah pandemi Virus Corona sekarang ini.
"Sementara ini tidak ada pertemuan fisik ya, karena ada imbauan social distancing juga. Sementara kita bicara via grup WA (WhatsApp)," kata Sumardji.
"Saya juga sudah sampaikan kepada manajemen agar segera melakukan pembicaraan dengan pemain via WA soal (pemotongan) gaji ini. Agar bisa segera direalisasi keputusan dari PSSI itu. Intinya akan segera kami lakukan, akan segera kami sampaikan ke pemain," sambungnya.
Sebagai informasi, PSSI memang telah mengizinkan klub-klub Liga 1 2020 hanya membayar gaji pemainnya sebesar 25 persen saja dari gaji bulanan.
Hal ini diperbolehkan paling tidak selama masa darurat bencana Virus Corona hingga Juni mendatang.
Baca Juga: UEFA Bantah Deadline Liga Champions 2019/2020 pada 3 Agustus
Pemotongan gaji yang diizinkan PSSI sendiri bukan tanpa sebab. Pasalnya, kompetisi saat ini sedang off alias ditangguhkan, yang berarti klub-klub tidak memiliki banyak pemasukan.
Berita Terkait
-
Cerita Makan Konate yang Gagal Mudik karena Mali Terapkan Lockdown
-
Ponaryo: Kasus Saddil Ramdani Jadi Pelajaran Pesepak Bola Lainnya
-
Saddil Ramdani Jadi Tersangka, Begini Komentar Indra Sjafri
-
Robert Alberts Puas dengan Progres Pemainnya Selama Latihan Mandiri
-
Kasus Saddil Ramdani Juga Bakal Diserahkan ke Komdis PSSI
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
BTN Cetak Kinerja Cemerlang, Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% dan NPL Turun Jadi 2,99%
-
Bukan Sekadar Hutan, Menhut Sebut Konservasi Gajah Kini Jadi Urusan Lintas Sektor
-
Gudang Munisi TNI AD Meledak di Madiun: Satu Prajurit Gugur, 6 Terluka
-
Cara Memakai Bedak agar Hasil Makeup Flawless, Ini Langkah yang Tepat
-
Luke Vickery Sah Jadi WNI, Tambahan Amunisi Baru Timnas Indonesia
-
Membedah Modus Sindikat Judol: Incar Petani dan IRT Jadi Penampung Rekening, Cuma Dibayar Rp100 Ribu
-
Melasma Tak Sama dengan Flek Biasa, Kenali Pemicunya yang Ternyata Bukan Hanya Sinar Matahari
-
Tuchel Bela Diri Usai Inggris Dibungkam Argentina: Lolos Semifinal Piala Dunia Sudah Prestasi
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Ketua FKDM Deli Serdang Dicopot Gegara Pesan 'Turunkan Prabowo' Saat Bahas Kelangkaan BBM