Suara.com - Kejadian di media sosial memang ada-ada saja. Seperti kisah tidak terduga yang dialami oleh pelatih berdarah Jerman, Timo Scheunemann.
Bermaksud membagikan video cara melatih stamina di rumah melalui Twitter pribadinya, @coachtimo. Namun, kecantikan putrinya, Shania Cinta Scheunemann, yang menjadi model gerakan dalam video itu ternyata menyihir perhatian netizen.
Sementara pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts masih menyimpan rasa kecewa terhadap PSSI karena sempat dibohongi saat dipilih melatih tim nasional Indonesia Selection melawan Islandia pada 2018.
Berikut lima berita sepak bola yang menarik di kanal bola, Suara.com sepanjang Selasa (7/4/2020) :
1. Kocak, Begini Tanggapan Timo Scheunemann saat Netizen Ingin Lamar Anaknya
Kejadian di media sosial memang ada-ada saja. Seperti kisah tidak terduga yang dialami oleh pelatih berdarah Jerman, Timo Scheunemann.
Mantan pelatih Persema Malang dan Persiba Balikpapan ini bermaksud membagikan video cara melatih stamina di rumah melalui Twitter pribadinya, @coachtimo.
2. Kecewa Dibohongi PSSI, Pelatih Persib Bandung: Saya Tak Akan Lupa...
Baca Juga: Ronaldinho Segera Bebas dari Penjara Setelah Bayar Jaminan Rp 25,8 Miliar
Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts masih menyimpan rasa kecewa terhadap PSSI karena sempat dibohongi saat dipilih melatih tim nasional Indonesia Selection melawan Islandia pada 2018.
Dalam laman Youtube pribadinya, Robert Alberts bercerita bahwa saat dipercaya menjadi juru taktik timnas Indonesia, yang dia tahu laga tersebut itu hanya pertandingan persahabatan biasa dan tidak masuk dalam agenda FIFA.
3. Saddil Ramdani Jadi Tersangka, Menpora: Jangan Sampai Terulang Lagi
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali memperingatkan winger Bhayangkara FC Saddil Ramdani yang kini sedang berurusan dengan masalah hukum. Amali meminta agar Saddil tidak mengulangi perbuatannya lagi.
Sebagaimana diketahui, Saddil telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polresta Kendari atas dugaan kasus pemukulan. Saat ini, kasus tersebut masih dalam proses dan Saddil pun diharuskan wajib lapor.
Berita Terkait
-
Kudus dan Malang Lahirkan Juara Baru, Coach Timo Kantongi Nama Calon Pemain untuk MLSC All-Star
-
Jadi Ajang Seleksi Pemain Timnas Putri U-16, Arema FC Juara HSL Surabaya
-
Teknik Dasar Kian Matang, Timo Scheunemann Puji Progres Pesepak Bola Putri di Bandung dan Yogyakarta
-
Coach Timo Optimistis Timnas Putri Panen Pemain dari MLSC: Kami Memudahkan PSSI
-
Eks Pelatih Timnas Soroti Pentingnya Pembinaan di Tengah Booming Sepak Bola Putri Malang
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Bersinar di Laga Spanyol Vs Cape Verde, Vozinha Ternyata Eks Rekan Setim Witan Sulaeman
-
Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia
-
FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih
-
Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa