Suara.com - Di tengah pandemi COVID-19 dan Prancis juga memberlakukan lockdown saat ini, klub Ligue 1 Olympique Lyon (OL) terus mendesak bintang mereka, Memphis Depay untuk memperpanjang kontrak di Groupama Stadium.
Diketahui, Lyon belakangan terus berusaha untuk memperpanjang kontrak Memphis.
Akan tetapi, winger internasional Belanda berusia 26 tahun itu memang telah beberapa kali menolak tawaran dari Jean-Michel Aulas, yang merupakan Presiden Lyon tersebut.
Sangat wajar memang jika Lyon ngotot untuk mempertahankan Memphis tetap merumput di Groupama Stadium.
Pasalnya, Memphis tampil fenomenal sepanjang musim 2019/2020 ini, terlebih sejak ia ditunjuk sebagai kapten Lyon oleh pelatih Rudi Garcia beberapa waktu lalu.
Mantan winger Manchester United itu sukses mengemas 14 gol plus sepasang assist untuk Lyon, hanya dari 18 pertandingan di lintas ajang musim ini!
Sayang seribu sayang, cedera lutut yang cukup parah menghalangi progres sensasional Memphis musim ini, terlebih kampanye 2019/2020 juga harus ditangguhkan imbas pandemi COVID-19.
Saat ini, Memphis terus menjalani pemulihan cedera dan terus meningkatkan kebugarannya. Pemain jebolan akademi PSV Eindhoven itu diprediksi akan comeback pada 1 Juli 2020 mendatang.
Jika penangguhan musim 2019/2020 terus molor, Memphis memang berpeluang untuk kembali membela Lyon musim ini setelah sebelumnya kampanye sang winger divonis berakhir.
Baca Juga: Dokter: Bola dan Lapangan Perlu Disterilkan saat Musim Dilanjut
Well, tapi tentu saja dengan catatan kampanye 2019/2020 tidak dihentikan secara total alias dibatalkan.
Kontak Memphis bersama Lyon sendiri memang akan kedaluwarsa pada musim panas tahun depan. Ia dikabarkan menjadi incaran beberapa klub top Italia pada bursa transfer mendatang.
Selain itu, Man United diketahui juga mencantumkan klausul buy-back untuk lebih mudah jika ingin kembali merekrut Memphis, saat melego sang winger ke Lyon pada bursa transfer musim dingin 2017 lalu.
[GOAL Intl]
Berita Terkait
-
Kontroversi Belanda vs Jepang: Sikutan Memphis Depay Lolos dari Kartu Merah
-
1248 Pemain di Piala Dunia 2026: Manchester City Penyumbang Terbanyak di 12 Negara
-
Olivier Giroud Segera Perpanjang Kontrak di Lille, Siap Tampil di Liga Champions Musim Depan
-
Pierre Sage ke Crystal Palace, Sinyal Kuat Manajer Terbaik Ligue 1 Hijrah ke London
-
Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
I'm Back! Kata-kata Cristiano Ronaldo Usai Cetak Brace, Sindir Lionel Messi
-
Udah Siap Belum? Cristiano Ronaldo Bakal Bawa Portugal Juara Piala Dunia 2026
-
Rekor 60 Tahun Tumbang! Cristiano Ronaldo Jadi Raja Gol Portugal di Piala Dunia
-
Kok Sepi, Mana Suaranya? Sindiran Pedas Sang Kakak Usai Cristiano Ronaldo Cetak Brace
-
Portugal Pesta Gol 5-0 atas Uzbekistan, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Bersejarah
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Hitung-hitungan Korea Selatan Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026: Pantang Main Aman Lawan Afsel
-
Cedera Cristian Romero Bikin Argentina Cemas Menjelang Babak Gugur Piala Dunia 2026
-
Sesumbar Declan Rice Jelang Lawan Ghana: Inggris Bisa Libas Siapa Pun di Piala Dunia 2026
-
Punya Nama Belakang Mirip Kuliner Betawi, Gelandang Jebolan PSG Jadi Incaran Vietnam