Bola / Bola Indonesia
Selasa, 05 Mei 2020 | 13:43 WIB
Logo PT LIB. (Liga-Indonesia.id).

Suara.com - Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi mengingatkan kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk tak menjadi sorotan publik. Apalagi, sorotan yang melibatkan nama baik PT LIB.

Sebelumnya, PT LIB memang menjadi sorotan setelah muncul adanya dugaan nepotisme. Ini setelah ada nama anak dari Direktur Utama PT LIB sekaligus Waketum PSSI Cucu Somantri yaitu Pradana Aditya Wicaksana dijajaran pengurus.

Bahkan, jabatan yang demban oleh Pradana cukup tinggi yaitu General Manager (GM). Namun, Cucu telah membantah adanya isu tersebut.

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Yunus Nusi memberikan keterangan kepada media di Stadion Brawijaya, Kediri, Jawa Timur, Sabtu (22/6). (ANTARA/Michael Siahaan)

Sayangnya, isu tersebut terlanjur ramai diperbincangkan. Apalagi, sebelumnya ada dugaan yang sama di PSSI setelah Ketua Umum Mochamad Iriawan menunjuk adik iparnya Maaike Ira Puspita di posisi wasekjen.

Padahal, posisi wasekjen tidak pernah ada pada kepengurusan PSSI sebelumnya. Bedanya, wasekjen bisa dipilih langsung oleh ketua umum, tidak dengan jajaran direksi PT LIB.

Yunus menyebut pengangkatan staf level atas di PT LIB harus melalui rapat direksi. Apalagi, PT LIB banyak fokus kepada pengelolaan keuangan dan kompetisi.

"Karena itu, pengangkatan staf level atas harus melalui rapat direksi. Hal-hal yang menyangkut pengelola keuangan begitu banyak maka memang sebaiknya dihindari hal-hal yang menjadi sorotan publik," kata Yunus dikutip dari laman resmi PSSI.

Yunus menambahkan posisi wasekjen bisa dipilih oleh ketum PSSI, sama halnya dengan sekjen. Apalagi tugas kesekjenan tidak bersinggungan langsung dengan keuangan.

"Wasekjen juga tidak bersentuhan dengan uang. Murni administratif berbagi tugas dengan Sekjen, dan tidak langsung bertanggung jawab kepada Ketua Umum PSSI," pungkasnya.

Baca Juga: Masih Ingat Eks Wonderkid MU Ravel Morrison? Begini Nasibnya Sekarang

Load More