Suara.com - Sejak kerja sama antara Bhayangkara FC dan Anderson Salles berakhir beberapa waktu lalu, bek asal Brasil tersebut hilang kabar. Namun, Salles diketahui kini sudah memiliki tim baru.
Ya, Salles pulang kampung ke Brasil untuk memperkuat klub Ferroviaria.
Bek sentral berusia 32 tahun itu resmi bergabung dengan klub Serie D (kasta keempat) Brasil tersebut pada akhir bulan lalu.
Dan akhirnya, Salles resmi diperkenalkan kepada publik sebagai pemain Ferroviaria pada Rabu (6/5/2020) waktu setempat.
Salles pun mengungkap alasannya mau menerima pinangan Ferroviaria ketimbang memperpanjang masa baktinya bersama Bhayangkara FC.
Padahal, bersama The Guardian --julukan Bhayangkara-- sang pemain jadi pilar penting di lini pertahanan tim.
Pemain jebolan akademi Santos itu turun dalam 33 pertandingan di Liga 1 musim lalu, bahkan juga sukses mencetak tujuh gol untuk Bhayangkara FC, yang kebanyakan ia cetak lewat tendangan bebas.
Penampilan apik Salles itu pun diapresiasi dengan sang bek masuk dalam Tim Terbaik Liga 1 2019.
Apa pun itu, Bhayangkara FC sudah menjadi cerita lama bagi Salles. Kini ia menatap perjalanan baru bersama Ferroviaria.
Baca Juga: Bos MU: Surat-suratan PSSI dan PT LIB Tak Elok
"Proyek yang disajikan (Ferroviaria) kepada saya sangat ambisius, di mana Ferroviaria berusaha menjadi besar di level nasional. Ini adalah tim yang hebat dan memiliki ambisi besar, karena itu saya mau bergabung," kata Salles seperti dilansir media Brasil, Acidade On.
"Saya seorang bek, tetapi saya bisa bermain di mana saja. Posisi asli saya adalah bek, tetapi saya akan bertarung di lapangan, berlari, membantu rekan satu tim di lini depan. Saya berpikir bahwa untuk mencapai hal-hal besar harus seperti ini, saling membantu," celotehnya saat diperkenalkan sebagai pemain baru Ferroviaria.
Sebagai informasi, Ini sejatinya menjadi pertama kali bagi Salles bermain di level alias kasta yang cukup rendah.
Sebelumnya, Salles tercatat pernah memperkuat klub-klub kenamaan Brasil macam Santos, Vasco da Gama, Bragantino, dan Goias.
"Serie D tetap kompetitif. Saya tahu ini sangat sulit. Saya sudah berbicara dengan pemain lain yang telah merasakan kompetisi ini, mereka mengatakan itu adalah salah satu yang paling sulit di antara empat divisi. Karena ada lebih banyak tim," papar Salles.
"Tapi, saya pikir jika kita ingin tujuan yang lebih besar, tantangan ini harus diatasi," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Dominik Szoboszlai Bikin Panik Liverpool Usai Sebut Real Madrid Klub Impian Masa Kecil
-
Diego Simeone Butuh Pemain Berpengalaman, Bek Manchester City Jadi Target Panas Atletico
-
Bayern Munich Siap Gelontorkan Duit Rp1,2 Triliun Demi Rekrut Kiper Timnas Belanda
-
Kontrak di Juventus Tak Jelas, Barcelona Siap Tampung Dusan Vlahovic Asal Mau Potong Gaji
-
MU Punya Pesaing Berat! Juventus Ikutan Kejar Sandro Tonali, Newcastle Jual Mahal
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
Harga Cuma Rp350 M, Manchester United dan Barcelona Berebut Bek Dortmund Julian Ryerson
-
Joan Laporta Tuduh Ada Tangan-tangan Tak Tampak Ingin Barcelona Gagal Juara La Liga
-
Allegri Kibarkan Bendera Putih: Sebut Inter Favorit Scudetto, Milan Fokus Tiket Liga Champions
-
Asisten Ten Hag Bongkar Konflik Cristiano Ronaldo di MU: Ogah Pressing, Pilih Angkat Kaki
-
Wayne Rooney Sebut Arne Slot Tak Punya Aura Kuat sebagai Pelatih Liverpool
-
Alasan Persija Tinggalkan GBK Demi JIS, Persiapan Skuad Garuda untuk Ajang FIFA Series 2026
-
Ricky Pratama Pernah Konflik dengan STY Sebelum Dugaan Penganiayaan
-
Siap Taklukkan Ratchaburi FC, Bojan Minta Bobotoh Padati GBLA
-
Live Streaming Juventus vs Galatasaray: Potensi Duel Panas di Istanbul!
-
Taklukan Bali United di Kandang, Maxwell Souza Puji Determinasi Tinggi Seluruh Skuat Persija Jakarta