- Juventus menargetkan Sandro Tonali dari Newcastle United untuk bursa transfer musim panas mendatang sebagai prioritas utama.
- Pada Januari, Juventus hanya melakukan perbaikan minor dan tidak mampu membeli permanen karena kendala finansial klub.
- Negosiasi mendatangkan Tonali sulit karena Newcastle tidak ingin menjual dan klub Premier League lain juga meminatinya.
Suara.com - Juventus mulai menatap bursa transfer musim panas mendatang dengan ambisi besar.
Salah satu target utama yang kini kembali menguat adalah gelandang Newcastle United, Sandro Tonali.
Pada bursa transfer musim dingin lalu, Juventus tidak melakukan revolusi besar dalam skuadnya.
Manajemen klub hanya melakukan perbaikan di beberapa sektor, termasuk mendatangkan Emil Holm untuk memperkuat sisi kanan menggantikan Joao Mario yang tampil di bawah ekspektasi, serta merekrut Jeremie Boga sebagai pelapis Kenan Yildiz.
Sandro Tonali bukanlah target baru bagi Juventus.
Ketertarikan terhadap gelandang berusia 25 tahun itu sudah muncul sejak musim panas lalu.
Jika struktur manajemen tidak berubah saat itu, Juventus diyakini sudah mencoba memboyongnya ke Turin.
Rumor pendekatan kembali beredar pada Januari, tetapi Newcastle menolak membuka negosiasi di tengah musim karena masih memburu sejumlah target penting.
Di sisi lain, Juventus juga tidak memiliki kondisi finansial yang cukup untuk mengajukan pembelian permanen, mengingat strategi transfer mereka lebih banyak bertumpu pada skema pinjaman dengan opsi tebus.
Baca Juga: Kenan Yildiz Bikin Montella Merinding, Disebut Mirip Alessandro Del Piero
Upaya Juventus jelas tidak akan mudah. Tonali menjadi salah satu gelandang yang paling diminati di Eropa saat ini.
Sejumlah klub Premier League dikabarkan telah memasukkannya ke dalam radar, termasuk Manchester United, Arsenal dan Manchester City yang disebut sempat mencoba mendekat di akhir bursa musim dingin.
Faktor penghalang terbesar tetaplah Newcastle United. Klub berjuluk The Magpies itu tidak berada dalam tekanan untuk menjual pemain bintangnya dan telah memberi sinyal bahwa hanya tawaran sangat besar yang dapat membuka pintu negosiasi.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Kenan Yildiz Bikin Montella Merinding, Disebut Mirip Alessandro Del Piero
-
Robin van Persie Pelatih Tetap Manchester United? Eks Chelsea: Tinggal Tunggu Waktu
-
Juventus Panik Gagal Datangkan Striker Baru? Fokus Bianconeri Bukan Scudetto
-
Dijamu West Ham, MU Kehilangan Tiga Pemain Penting, Siapa Saja?
-
Berkaca Kasus Solskjaer, Berbatov Minta Manchester United Tahan Diri Permanenkan Carrick
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Tak Mampu Cetak Gol, Portugal Gagal Menang Cristiano Ronaldo Ucap Dua Kata
-
Comeback Dramatis Kongo Kalahkan Uzbekistan 3-1 dan Cetak Sejarah Lolos Fase Gugur
-
Cristiano Ronaldo Dkk Mandul Lawan Kolombia, Begini Penjelasan Berani Roberto Martnez
-
Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri
-
Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti
-
Video Pemain Hampir Baku Pukul di Sesi Latihan, Pelatih Panama: Itu Normal
-
Viral! Fans Seksi Panama Jacky Guzman Ramal Timnya Kalahkan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Video Viral Momen Memalukan Leon Goretzka Usai Jerman Dipecundangi Ekuador
-
Ritual Tanda Salib Lionel Scaloni dan Alasan Ogah Rayakan Gol Argentina
-
Iran vs Everybody di Piala Dunia 2026, Mehdi Taremi: Infantino Omong Kosong, FIFA Tak Adil