Suara.com - Mantan pemain Liverpool, Abel Xavier, dulunya dikenal sebagai pesepak bola yang berpenampilan nyentrik dan memiliki sifat temperamental di dalam maupun di luar lapangan hijau.
Menurut laporan Mirror, ia bahkan sempat terlibat kasus narkoba hingga akhirnya mendapat larangan bermain sepak bola selama satu tahun pada 2006.
Namun, Abel Xavier mengaku sikap negatifnya mulai hilang setelah menjadi mualaf. Sejak memeluk Islam, ia merasa menemukan keadamaian dan keseimbangan dalam menjalani hidup.
"Di masa-masa sulit, baik karier atau kehidupan pribadi, dunia Islam semakin masuk akal. Di dalamnya, saya menemukan kedamaian dan keseimbangan," kata Abel Xavier, dilansir dari Expresso.pt.
Abel Xavier sendiri mulai dekat dengan Islam pada 2003, ketika dirinya bergabung klub Turki, Galatasaray. Ia mendapat hidayah setelah berada di lingkungan muslim.
Di sisi lain, walau ia berpaspor Portugal, negara kelahiran Abel Xavier adalah Mozambik. Negara tersebut memiliki penduduk yang mayoritasnya adalah muslim.
"Saya dekat dengan agama Islam pada 2003, ketika saya bermain di Galatasaray, Turki. Saya tinggal di komunitas Islam. Ini menjadi titik balik dalam hidup saya," ujar Abel Xavier.
"Saya memiliki rasa ingin tahu yang mendalam tentang dunia Arab dan Islam," lanjutnya.
"Saya tidak lupa bahwa saya lahir di Mozambik, negara yang memiliki 20 juta penduduk, 6 juta di antaranya adalah muslim dan bagian dari keluarga saya juga," tuturnya menambahkan.
Baca Juga: Ancam Bunuh Istri, Eks Gelandang Timnas Kroasia Ini Diciduk Polisi
Abel Xavier berposisi sebagai bek kanan ketika masih aktif sebagai pesepak bola. Ia juga telah membela banyak klub, mulai dari Benfica, Everton, Liverpool, AS Roma, hingga pensiun di LA Galaxy pada 2008.
Pemain dengan rambut nyentrik tersebut juga kerap membela Timnas Portugal, dari U-16 hingga senior. Di level senior, Abel Xavier telah mengantongi 20 caps dan mencetak dua gol.
Berita Terkait
-
Berkarier di Berbagai Negera, Eks Liverpool Ini Paling Suka Indonesia
-
Tinggalkan Besiktas karena Masalah Gaji, Loris Karius Balik ke Liverpool
-
Bek Liverpool Sebut Lockdown Jadi Medan Pertarungan Mental Pesepakbola
-
Mohamed Salah Ngakak saat Dirumorkan Bakal Dijual Liverpool
-
Gegara Krisis, AS Roma Terpaksa Jual Mohamed Salah ke Liverpool
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?