Suara.com - Klub top Liga Brasil, Vasco da Gama mengumumkan bahwa 16 pemain mereka dinyatakan positif terjangkit COVID-19.
Klub divisi teratas Brasil dari Rio de Janeiro itu telah menguji 350 anggota staf, termasuk para pemain serta pelatih. Ini seperti diungkapkan direktur medis Vasco da Gama, Marcos Teixeira di kanal YouTube klub.
"Kami menemukan 16 pemain dengan hasil tes positif. Mereka dipisahkan dari kelompok, mereka tetap dalam kontak medis dan mereka akan diuji sampai kami yakin bahwa mereka tidak dapat menularkan virus ke seluruh tim," kata Teixeira seperti dilansir AFP, Selasa (2/6/2020).
Teixeira mengungkapkan, sekira 30 persen dari mereka yang diuji sebelumnya pernah kontak dengan yang mengidap COVID-19, termasuk tiga pemain.
Sebagai informasi, Brasil telah mencatat lebih dari setengah juta kasus dan lebih dari 29.000 kematian akibat COVID-19.
Angka itu adalah yang kedua terbesar setelah Amerika Serikat dalam hal kasus yang dikonfirmasi dan yang keempat secara global dalam jumlah kematian.
Vasco da Gama sendiri merupakan salah satu dari beberapa klub Campeonato Brasileiro Serie A yang telah memulai kembali pelatihan pasca dua bulan jeda.
Presiden Vasco da Gama, Alexandre Campello dan chairman klub Flamengo, Rodolfo Landim baru-baru ini telah bertemu dengan Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, untuk membahas dimulainya kembali sepakbola.
Presiden Bolsonaro sendiri telah menimbulkan kontroversi dengan berulang kali mencerca tindakan lockdown yang dilakukan oleh gubernur negara bagian, dan bahkan telah bergabung dengan protes menentang tindakan pengurungan.
Baca Juga: Liga Italia Dilanjut, Torino vs Parma Jadi Partai Pembuka
Berita Terkait
-
Philippe Coutinho Putus Kontrak dengan Vasco da Gama Usai Dicemooh Suporter, Minat ke Liga 1?
-
Jerinx SID Kembali Singgung Konspirasi COVID-19, Ungkit Aksi Demo Tolak Rapid Tes Tahun 2020
-
Epstein Files Singgung Simulasi Pandemi Sebelum COVID-19, Nama Bill Gates Terseret
-
Merasa Tervalidasi oleh Epstein Files, Jerinx SID: Kini Kebenaran Makin Menyala
-
Epstein Files Singgung Bill Gates dan 'Proyek Pandemi' Sebelum Wabah COVID-19
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Heboh Alumni LPDP Ogah Anaknya Jadi WNI, Akun Resmi Serie A Italia: Jay Idzes Aja Bangga!
-
Persiapan Singkat, Persib Bandung Waspadai Parkir Bus Madura United
-
Rekor Pribadi Jordi Amat Pecah di Persija, Musim Perdana Jadi yang Paling Produktif
-
5 Pemain yang Kariernya Melejit Usai Bela Timnas Indonesia
-
Dulu Mereka Bintang Timnas Indonesia Kini Terbuang ke Klub Kecil
-
PSSI Tantang John Herdman Buktikan Kualitas di FIFA Series 2026
-
Rekam Jejak Kjetil Knutsen Pelatih Bodo/Glimt: Pernah Melatih Pemain Keturunan Indonesia
-
Laurin Ulrich Lebih Prioritaskan Jerman Ketimbang Timnas Indonesia
-
3 Pemain Timnas Indonesia Harus Naik Meja Operasi Akibat Cedera Parah
-
Pemain Keturunan Rp 347 Miliar Tolak Timnas Indonesia Kini Jadi Aset Emas di Liga Inggris