Suara.com - Klub Bundesliga, Hoffenheim resmi mendepak sang pelatih, Alfred Schreuder saat kompetisi Liga Jerman 2019/2020 masih menyisakan empat spieltag alias matchweek lagi.
Pemecatan juru taktik berusia 47 tahun itu dikonfirmasi laman resmi Hoffenheim, Selasa (9/6/2020) malam WIB.
Schreuder, yang sebenarnya masih terikat kontrak sampai 2022, mulai melatih Hoffenheim sejak awal musim 2019/2020 ini.
Mantan pelatih FC Twente di Belanda itu mengawali kariernya sebagai asisten pelatih di Hoffenheim pada 2015, sebagai 'tangan kanan' bagi Huub Stevens dan Julian Nagelsmann.
Pria asal Belanda itu kemudian hengkang ke Ajax Amsterdam pada Januari 2018 untuk menjadi asisten Erik ten Hag sebagai pelatih kepala tim.
Schreuder lantas comeback ke Hoffenheim pada Juli tahun lalu untuk menjabat pelatih kepala klub berjuluk Die Kraichgauer, sebelum akhirnya resmi dipecat hari ini.
"Pada sejumlah detil kecil kami memiliki opini yang berbeda, sehingga menjalani kolaborasi sampai musim berakhir merupakan hal yang tidak masuk akal," demikian pernyataan dari direktur olahraga Hoffenheim, Alexander Rosen, di laman resmi klub.
Hoffenheim sendiri sejatinya tampil tidak jelek-jelek amat di kampanye 2019/2020 ini. Die Kraichgauer menghuni peringkat ketujuh klasemen sementara dengan koleksi 43 poin dari 30 laga, dan masih bertarung untuk mengamankan tiket ke Liga Europa musim depan.
Pihak klub belum mengumumkan siapa pelatih pengganti, namun Hoffenheim diyakini hanya akan menggunakan jasa pelatih interim sampai musim berakhir.
Baca Juga: CEO Ajax: Donny van de Beek Cs Takkan Dijual Murah!
"Sayangnya pihak klub dan Alfred tidak dapat menyetujui jalan bersama untuk masa depan tim. Saya menyesali perkembangan ini, namun bukan hal yang aneh untuk memiliki opini yang berbeda dalam kehidupan profesional Anda," tukas sang direktur olahraga.
Berita Terkait
-
Arogansi di Ruang Ganti, Terungkap Alasan Arne Slot Dipecat Liverpool
-
1248 Pemain di Piala Dunia 2026: Manchester City Penyumbang Terbanyak di 12 Negara
-
Pemain Bundesliga Jadi Mentor Khusus Mathew Baker Selama FIFA Match Day, Siapa?
-
Wolfsburg Resmi Degradasi dari Bundesliga setelah 28 Tahun
-
Hattrick Harry Kane Antar Bayern Munich Juara DFB-Pokal 2026!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026