Suara.com - Penampilan memble megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo pada laga final Coppa Italia 2019/2020 menjadi sorotan. Tak sedikit pula yang melontarkan cibiran atas performa buruk Ronaldo, mantan penyerang Timnas Italia yang juga eks Juventus, Luca Toni salah satunya.
Juventus harus mengubur mimpi mereka menjuarai Coppa Italia musim ini, usai ditundukkan 2-4 oleh Napoli dalam drama adu penalti pada laga yang dihelat di Stadio Olimpico, Roma, Kamis (18/6/2020), setelah kedua tim bermain imbang 0-0 dalam 90 menit waktu normal (tak ada babak perpanjangan waktu).
Ronaldo sendiri praktis tampil melempem sepanjang 90 menit. Pergerakan penyerang gaek berusia 35 tahun itu berhasil dimatikan barisan pertahanan Napoli yang dikomandoi Kalidou Koulibaly.
Luca Toni pun tak bisa menahan diri untuk tidak mengkritik penampilan Ronaldo. Toni menyebut jika sang megabintang bahkan tak becus men-dribble bola!
"Kekalahan yang mengecewakan bagi Juventus, dan saya pikir orang-orang serta tifosi akan mengingat kekalahan ini sebagai kekalahan di mana Cristiano Ronaldo bermain buruk," tutur Toni kepada Rai Uno yang dilansir football-italia.
"Pemain Portugal ini terlihat dalam kondisi fisik yang buruk. Ia bahkan tak bisa men-dribble bola dengan baik sepanjang laga ataupun melewati seorang pemain lawan," celoteh pria berusia 43 tahun yang juga pernah bermain untuk Bayern Munich dan Fiorentina itu.
"Pemain terbaik Juventus pada laga ini adalah (Gianluigi) Buffon, kiper berpengalaman yang terbukti masih bagus," tukas Toni.
Ronaldo sendiri memang melanjutkan performa buruknya setelah kompetisi 2019/2020 di Italia restart, pasca tertangguhkan cukup lama imbas pandemi COVID-19.
Pada laga leg kedua semifinal Coppa Italia musim ini kontra tuan rumah AC Milan pekan lalu, Ronaldo juga tampil melempem bahkan juga gagal mencetak gol dari titik penalti.
Baca Juga: Jan Oblak, Kiper Terhebat Sepanjang Sejarah Liga Spanyol
Ronaldo pun kembali gagal membawa Juventus meraih gelar musim ini setelah pada laga Piala Super Italia akhir Desember 2019 lalu, Juventus juga dikalahkan Lazio, kala itu dengan skor 1-3.
Berita Terkait
-
Tak Seperti Oknum Suporter di Indonesia, Begini Cara Ekstrem Ultras Klub Italia Kalau Marah
-
Bursa Transfer Juventus: Michele Di Gregorio Jadi Biang Kerok, Alisson Becker Masuk Radar
-
Wakil Presiden Galatasaray Kirim Psywar ke Juventus: Kemenangan 5-2 Bukan Kebetulan!
-
Juventus Lirik Kembali Si Anak Hilang, Emil Audero Masuk Radar Transfer
-
Jelang Juventus vs Galatasaray, Okan Buruk Ingatkan Victor Osimhen Cs Tetap Injak Bumi
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Jordi Amat Jadi Gelandang Persija, Solusi Cerdas John Herdman Untuk Lini Tengah Timnas Indonesia?
-
Tanpa Bojan Hodak, Persib Tetap Optimistis Gilas Madura United di GBLA
-
MU Siap Redam Persib, Absennya Bojan Hodak Tak Dianggap Keuntungan
-
Era Baru Timnas Indonesia, Marc Klok Bicara Chemistry dan Filosofi Jelang FIFA Series 2026
-
Kejutan Besar Playoff Liga Champions: Atalanta Menang Dramatis dan Nasib Tragis Juventus di Kandang
-
Pemain Keturunan Indonesia Berdarah Jawa Ini Jadi Opsi Terbaik Lini Pertahanan Timnas Indonesia
-
Pengganti Bojan Hodak Buka Suara Redam Serangan Tengah dan Set Piece Madura United
-
Selamat Tinggal Bojan Hodak
-
Timnas Indonesia Jamu 3 Negara di GBK, Marc Klok Sebut Momentum Adaptasi Taktik John Herdman
-
Dulu Ditunggu-tunggu, Waktunya Ucapkan Selamat Tinggal ke Ole Romeny?