Suara.com - Nasib sial dialami Borussia Dortmund di laga pamungkas Bundesliga musim 2019/20. Menjamu Hoffenheim di pekan ke-34, Dortmund dibantai empat gol tanpa balas di markasnya sendiri.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Signal Iduna Park, Sabtu (27/6/2020), Dortmund sudah kecolongan ketika pertandingan baru berjalan delapn menit. Menyambut umpan Pavel Kaderabek, Andrej Kramaric berhasil menundukkan penjaga gawang tuan rumah, Roman Buerki, sekaligus mengubah papan skor menjadi 0-1.
Tertinggal satu gol, anak-anak asuh Lucien Favre mencoba membalas. Namun hingga memasuki pertengahan laga, Erling Haaland yang menjadi ujung tombak Die Borussen belum mampu berbuat banyak.
Alih-alih menyeimbangkan papan skor, Dortmund justru kembali kebobolan di menit 30. Lagi-lagi Andrej Kramaric mencatatkan namanya di papan skor. Kali ini memanfaatkan assis Robert Skov.
Tiga menit bola bergulir di babak kedua, gawang Dortmund kembali bergetar. Meneruskan umpan Ihlas Bebou, Kramaric mencetak hattrick.
Tertinggal tiga gol, Dortmund seakan kehilangan fokus. Pertahanan mereka dengan mudah ditembus sehingga aksi-aksi berbahaya pun dilakukan para pemain belakang tuan rumah.
Alhasil, wasit Guido Winkmann menunjuk titik penalti buat tim tamu di menit 50. Kramaric yang maju sebagai algojo pun tidak mensia-siakan kesempatan tersebut untuk menggenapkan golnya ke gawang Roman Buerki.
Skor 0-4 untuk kemenangan Hoffenheim bertahan hingga laga usai.
Meski gagal mendulang poin di laga pamungkas, Borussia Dortmund berhasil mengakhiri musim di posisi kedua dengan 69 poin. Seperti di musim sebelumnya, Dortmund kalah dalam perburuan gelar Bundesliga musim ini dari rival abadinya, Bayern Munich.
Baca Juga: Tekad Erling Haaland Akhiri Dominasi Bayern Munich di Bundesliga
Sementara Hoffenheim, tambahan tiga poin mengantarkan Matthias Kaltenbach ke posisi enam klasemen akhir Bundesliga dengan 52 poin. Artinya, musim depan Hoffenheim akan berlaga di Liga Europa.
Tag
Berita Terkait
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Cedera Tak Kunjung Sembuh, Bek Borussia Dortmund Pilih Langkah Mengejutkan
-
Legenda Manchester United: Arsenal Tak Layak Main di Final Liga Champions
-
Bek Timnas Jerman Niklas Sule Resmi Pensiun Akibat Cedera Kambuhan
-
Kompany Tegaskan Bayern Munich Tak Kalah Kualitas dari PSG Meski Gagal ke Final
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati